TENTANG SI CHIMER

Wednesday, May 2, 2018

THIS IS A GOODBYE MESSAGE


Sometimes I wanna walk in your shoes
Do the type of things that I'll never ever do
I take one look in the mirror and say to myself
Baby girl you can't survive like this, no
– Beyonce

pict from biggestjob.com

I remember this is the life I’ve been dreaming of. The life I fought in my whole life to be the person I am now. I never believe in luck. I believe in determination. If I work harder than the others I will get things better. Jika saya bekerja jauh lebih keras dari lainnya, barangkali saya bisa mendapatkan sesuatu yang orang lain dapatkan dengan cuma-cuma – karena beberapa orang terlahir dengan keberuntungan bersamanya. Saya sangat sering mengalami kegalalan, saya selalu bangkit dan menetertawakan kegagalan saya di masa lalu. Kegagalan yang ditertawakan banyak orang. While deep down, I told to myself, I will tell them wrong. Because I believe in determination. I am not smart, I am not rich, I am far from perfect. 

Saya ingat, dulu, saya berulang kali mencoba mendaftar beasiswa ke Aussie dan selalu gagal. I told to my hubby I will leave this dream for my kids. I will work hard so my kids will live the life they dream of. Ketika saya pikir beberapa impian harus dilepaskan, saya justru mendapatkannya. Barangkali Tuhan menunggu saya untuk lebih dewasa sebelum memberikan apa yang saya inginkan. 

I got the scholarship.

Kini, untuk tinggal dalam sebuah mimpi, saya harus mengorbankan sebagian dari diri saya. Waktu. Saya dulu selalu bercanda jika waktu adalah uang, let me sell my time to get money. Dan kini saya baru menyadari that time is definitely money. I wanna buy the time. I wanna buy time to be with my love ones longer, I wanna buy the time to be always with my hubby.

This is an emotional writing. In the mid of July, I will leave Indonesia. Saya akan meneruskan studi master saya di Melbourne, Aussie. Saat ini saya sedang sibuk menyelesaikan thesis, mengurus visa, dan syukur alhamdulilah saya sudah mendapatkan tempat tinggal yang lumayan murah di Melbourne nanti. Saya akan datang pada musim dingin. Musim yang sangat saya takuti karena saya gampang jatuh sakit. Saya punya alergi dingin dan mudah sekali membeku. Jarak tempat tinggal saya ke Melbourne University nanti sekitar 3 km dan saya akan menjalaninya setiap hari dengan mengayuh sepeda.

This is like a goodbye message. But I will be back home. Soon. I hope one year is enough. I never realised that this time will be so emotional. Well, I am an emotional person, I should be not surprised. But still… this is the dream I’ve been fought for a long time. I thought I’d be so happy. I thought I’d be given no single fuck to leave. 

I don't believe I have to go through all of this feeling.

Ini adalah perasaan-perasaan yang tidak saya miliki sebelumnya. Ini adalah sebuah pesan selamat tinggal yang menjajikan kepulangan.

I have my own home back in Indonesia. 

I will go but I will come home soon. 

I promise.




Love, 

No comments:

Post a Comment

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower