TENTANG SI CHIMER

Monday, June 16, 2014

REVIEW FILM: THE PHILOSOPHERS (AFTER THE DARK)

Dalam ujian akhir kelas Filosofi di Sekolah Internasional Jakarta, mereka mendapat ujian filosofi. Dua puluh orang di dalam kelas, dengan kualifikasi masing-masing. Hanya ada satu bungker yang bisa menampung sepuluh orang saja. Mereka harus memilih 10 orang yang layak menjadi pembangun peradaban pasca kiamat. Mereka tidak boleh memilih orang yang salah.


Jadi film The Philosophers ini (sepertinya) terinsiprasi dari soal psikotes tes ujian masuk kerja. Ada sekian orang, dengan kualifikasi tertentu. Dalam bungker hanya bisa menampung orang terbatas. Mana yang harus diselamatkan untuk membangun umat manusia pasca kiamat? Mana yang harus dibiarkan mati? Saya sering mendapat soal psikotes demikian. Di film ini hanya didramatisasi saja kok.  #kemudianTerkenangMasaJobseekerYangNyesek 

Film The Philosopher ini sebenarnya memiliki premis yang menarik. Hanya saja menurut saya kurang dicetarkan. Bagus, tapi nggak buagus banget. Agak kecewa ketika sadar, at the end of the day, ini bukan masalah jenius dan tidak jenius. Karena orang paling jenius sekalipun bisa saja "kalah". Film seheboh yang ga heboh ini (kalau kalian sudah nonton, kalian akan paham kenapa saya bilang begitu) ini berangkat dari nafsu paling primitif manusia: cinta.

Film ini tidak sefilosis yang saya bayangkan. Tapi lumayan buat mind blowing. Dan tempat-tempat wisata Indonesia kurang dieksplor, sayang, padahal saya pikir bakal dieksplor abis. Ternyata lebih banyak seting bungkernya.  Pedih om ngapain syuting di Indonesia kalau cuma nyomot seting Prambanan dan Bromo? Berasa seting tempelan.


Oh ya ketinggalan, mengenai penampilan Cinca Lola di film The Philosopher (yang ganti judul AFTER THE DARK di internasional). Hm, dialognya Cinca ga banyak, aktingnya juga masih sama. Pas di film dandanan Cinca agak tebal. Entah karena tuntutan peran atau cuma terlalu semangat. Di antara artis-artis muda yang menonjolkan make up natural, Cinca jadi terlihat berlebihan. Untuk film debut internasional pertama, Cinca lumayan banyak di-shoot. Walau, kehadirannya memang belum memberikan sesuatu yang lingering. Saya mau lihat aksi Cinca di Resident Evil. Katanya Cinca main jadi anak presiden. Cus! 

OH YA GIVEAWAY NOVEL X: KENANGAN YANG BERPULANG ada di widget sebelah. Klik saja :)  >>>

4 comments:

  1. Ngomongin Cinca Lolah, malah keinget emaknya Maya hihihi

    ReplyDelete
  2. Yaaaaaaah penonton kecewa :( kukira bakal full setting Indonesia keluar di sepanjang film ._.

    ReplyDelete
  3. Thanks ya reviewnya mbak lumayan jadi punya refrensi soalnya gw belum nonton, haha.., udah gw duga pasti peran Cinta si becek gak ada ojek pasti gitu. Tapi, lumayan deh ngangkat artis Indonesia biar kedepannya banyak yg go internasional. :)

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower