TENTANG SI CHIMER

Sunday, June 22, 2014

REVIEW FILM: OCULUS (2014)

Dua bersaudara Kaylie dan Tim, akhirnya bertemu setelah Tim keluar dari rehabilitasi kejiwaan karena dituduh membunuh ayah mereka. Yang tidak orang-orang ketahui dari tragedy masa kecil mereka adalah bahwa makhluk supranatural turut andil dalam kematian kedua orang tua mereka.

Kaylie melacak keberadaan cermin penyebab tragedi masa kanak-kanak mereka. Kaylie sudah merancang sebuah pembuktian mengenai cermin tersebut. Memaksa Tim yang telah dicuci otak untuk kembali mempercayai ingatannya. Dalam malam pembuktian, kedua bersaudara tersebut mengalami halusinasi-halusinasi yang mempengaruhi hidup mereka di masa lalu dan juga di masa depan.

banner-nya kece badai


Film Oculus punya banner yang sangat kece. Seorang gadis yang melangkah keluar dari cermin. Film ini juga punya premis yang sangat menarik. Namun ternyata lebih condong ke film drama dengan sedikit horor ketimbang film horor. Tidak ada adegan seram dan mengagetkan. Hm, atau emang karena saya yang ga gampang takut ya? Entahlah. Ceritanya bagus. Tapi efek horornya ga dapet, suaranya kurang dramatis, scene-nya juga. Padahal cerita sudah bagus. Di akhir cerita, saya ga mendapat pesan apapun. Saya ga paham apa gunanya menonton film ini. Rasanya, the heck, ini ngapain ibunya manggil-manggil anaknya ke arah cermin coba? #bengong. Berharap banget ada versi remake yang mengemas film ini karena kisahnya sangat berpotensi.

6 comments:

  1. terimakasih mba review nya kebetulan saya penasaran sama film ini dan rencana pengen nonton xixixi

    ReplyDelete
    Replies
    1. silakan nonton Mbak. jangan lupa cerita ya kalo udah nonton.
      ehh...

      Delete
  2. wah, mba annesya orangnya ga mudah takut gitu ya.. Ishmah sih sebenarnya juga engga *ngeles cuman kalau disuruh nonton pilem genre horor mah, malas :D

    baru denger judulnya.. repiu mba bagus banget, yah!

    ReplyDelete
  3. kalo keluar dari cermin kaya film sodakoh gan :|

    ReplyDelete
  4. hehe, saya langsung tertegun saat Mbak Annesya bilang apa gunanya nonton film ini. berarti saya nggak usah nonton aja ya Mbak, hehe

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower