TENTANG SI CHIMER

Saturday, March 1, 2014

ANOTHER DRAFT

Kita pernah punya cerita. Tentang cinta yang bersemi dalam badai. Hujan yang deras menenggelamkan cerita kita dalam lumpur pekat. Namun kita bertahan dan berkembang.

Kita pernah punya kisah. Tentang luka yang menganga. Luka itu kemudian sama-sama membuat kita meragukan cinta.

Kita pernah punya cinta. Ketika kita bersama menghadapi dunia. Saling menggenggam tangan dan menguatkan. Mengira tidak seorang pun bisa mengalahkan kita. Namun kemudian kita sadar kita kalah. Dengan menunduk, kita berpisah.

Kita pernah punya rasa. Rasa yang tak tertangkap. Karena kita terlalu sibuk menyembuyikan luka masing-masing. Karena kita terlalu sibuk memusnahkan cinta dan mencabut akar-akarnya.


Kita pernah memiliki itu semua dan hanya rasa sakit yang tersisa…

#myAnotherDraftWithNoName

***

Ini saya sebenarnya sedang dalam misi membuat blurb untuk #NovelQueen yang mungkin terbit bulan depan, kalau tidak ada halangan yang berarti. Tapi saya malah bikin blurb yang ga ada hubungannya sama #NovelQueen. Ngok banget deh saya...

Saya tidak pernah tenang dengan nasib naskah saya sampai dengan melihatnya bertengger di toko buku. Sesuatu bisa saja terjadi. Apa saja. Saya berulang kali mengalaminya.

Oh ya btw cukup banyak yang menanyakan nasib #NovelAtran. Naskah ini tidak terbit sesuai dengan deadline. Jadi saya mohon maaf bagi yang menunggu-nunggu naskah ini. Semoga kalian bisa bersabar dan mencoba menikmati novel saya #MayaMaia (plotpoint, 2013) dan #NovelX (terbit bulan Februari ini).

Ngomong-ngomong soal novel X (Kenangan yang Berpulang), kali ini genrenya romance-adult yah. Beda dengan novel Maya Maia dan Ubur-Ubur Kabur yang masih bisa dinikmati semua kalangan usia dari remaja sampai young-adult.

Kembali ke topik blurb Novel Queen, ini adalah naskah yang pernah saya preview di blog ini. Terima kasih banyak yang dulu membaca naskah ini melalui blog dan memberi masukan. Berkat doa dan masukan kalian, naskah ini akan menemui kalian dalam bentuk eksemplar dalam waktu dekat. Semoga tidak ada halangan yang berarti. Amin.

Kiss you all, chimers, muah muah!
Annesya



1 comment:

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower