TENTANG SI CHIMER

Monday, December 29, 2014

RESOLUSI TAHUN 2015

Resolusi di tahun 2015:
1. Nyicil beli jilbab syar'i yang lebih banyak, beli gamis, rajin rajin pakai kaus kaki.
2. Satu novel terbit tiap tahun.
3. Get settled on the right career track.
4. Rajin sholat dhuha dan tahajud.
5. Baca Qur'an dan artinya.
6. Belajar Islam dengan lebih baik.
7. Travelling akhir tahun.
8. Tetap rendah hati.

Sunday, December 7, 2014

KETIKA DUA ORANG DIPERTEMUKAN MAKA PERTEMUAN ITU AKAN MENJADI PEMBELAJARAN BAGI SATU SAMA LAINNYA

Ketika dua orang dipertemukan maka pertemuan itu akan menjadi pembelajaran bagi satu sama lainnya. Bukan cuma salah satunya. Di dunia ini ada milyaran manusia lahir, jiwa-jiwa yang ditakdirkan bersinggungan denganmu, akan terlahir menjadi manusia yang di kemudian hari bersinggungan dengan hidupmu.

Mereka yang menjadi sahabatmu, keluargamu, kekasih, musuh, dan lain sebagainya. Kalian dipertemukan dalam satu kejadian dan kita saling memberi pelajaran satu sama lainnya.

Ketika dua orang dipertemukan itu bisa jadi keberuntungan bagi keduanya, atau kesialan bagi keduanya. Tidak mungkin salah satunya.

Hidup bukan hanya tentang dirimu sendiri. Hidup adalah tentang banyak orang di dunia.

Saturday, December 6, 2014

Nulis romance pas lagi patah hati tuh... kaya orang badannya lagi demam tuh... terus dijegurin gitu ke kolam dingin penuh dengan bongkah es. Rasanya nusukkk... terus mati rasa... -____- #patahHatiEdisiAlay

Thursday, December 4, 2014

NOT ABOUT ANGELS: BUKAN TENTANG PARA BIDADARI

Kita tahu benar hanya tersisa waktu.
Maka salahkah melontarkan pernyataan ini?
Jika hatimu penuh cinta,
Maukah kau menyerahkannya?

Karena bagaimana, bagaimana dengan para bidadari?
Mereka akan datang, pergi, menjadikan kita spesial.
Jangan menyerah padaku.
Jangan menyerah padaku.

Sungguh tidak adil, hanya cinta kita saja,
Yang sudah pasti tak tergapai.
Namun jika kau mencari ke seluruh dunia sekalipun,
Akankah kau melepaskannya?
(NOT ABOUT ANGEL, OST- THE FAULT IN OUR STARS, BIRDY, ditranslasikan oleh Annesya dalam bahasa Indonesia)


LIRIK ASLI
We know full well there's just time
So is it wrong to dance this line?
If your heart was full of love
Could you give it up?
'Cause what about, what about angels?
They will come, they will go, make us special oh oh oh
Don't give me up
Don't give,
Me up
How unfair, it's just our love
Found something real that's out of touch
But if you'd searched the whole wide world
Ho oh oh would you dare to let it go?
'Cause what about, what about angels?
They will come, they will go, make us special oh oh oh
Don't give me up
Don't give,
Me up
'Cause what about, what about angels?
They will come, they will go, make us special

It's not about not about angels, angels

Saturday, November 29, 2014

Kau yang puas dengan dirimu sendiri
Dan khalayanmu.
Sempat terlintas ini sesuatu yg spesial.
Barangkali pada akhirnya saya bisa mengerti.
Namun sekali lagi
Kau dengan khayalanmu
aku dengan khayalanku
Kita tidak beranjak ke mana mana
Dan barangkali kita hanya mengisi sepi
Dan menepis bosan.

Sunday, November 23, 2014

ADA HAL-HAL YANG TIDAK INGIN SAYA INGAT

Ada hari di mana tumbuh kebencian di dalam hati saya. Hari di mana saya diperlakukan tidak adil dan saya tidak bisa mencegahnya. Hari di mana manusia lain menghakimi tanpa tahu apa-apa. Hari di mana saya ditempatkan dalam posisi tersangka meski saya sebenarnya tidak merugikan siapapun.

Ada hari-hari yang seperti itu. Ada orang-orang jahat yang tetap menjadi jahat di manapun posisinya, di atas maupun di bawah. Mereka membuat saya tersadar bahwa menjadi orang baik bukanlah takdir, tapi pilihan.

Orang bilang ketika orang bawah beranjak menuju puncak, maka ia akan jadi orang yang baik. Dia akan jadi orang sukses yang tidak menginjak-injak orang di bawahnya. Tapi saya ingin memberitahu kalian yang berpikiran seperti itu, ITU TIDAK SELALU BENAR.


Menjadi orang baik, sekali lagi, adalah sebuah pilihan.

Thursday, November 20, 2014

SISIR TANAH

Saya lagi tergila gila sama SISIR TANAH, band indie jogja. Syair syairnya indah. Saya selalu mendukung keindahan. Saya harap band ini bisa terus berkembang dan karya karya mereka didengar banyak orang.

Pagi hari ini berputar playlist mereka di telinga saya:

Kita mungkin janji air pada tanah.
Mungkin pula janji angin pada api.
Hidup agar tetap membuat bertumbuh.
Tak padamkan setiap janji.
Ku mencari kau di pusat raga.
Ku mencari kau di pusat rasa.
#KITAMUNGKIN #SISIRTANAH

Monday, November 17, 2014

AND THIS MORNING FEELS LIKE EVERYTHING SEEMS SO CLEAR

Tell me you love me, if you don't then lie, lie to me.

Coldplay - true love

This song is playing in my ear right now.

Wednesday, November 12, 2014

Bukan tentang kamu bisa hidup dengan atau tanpanya. Pada dasarnya kamu bisa hidup hingga sejauh ini sendiri. Tanpa dia. Kamu tidak mati hanya karena tidak ada yang mengingatkanmu untuk makan dan menjaga kesehatan. Kamu tidak terluka hanya karena tidak ada yang menyuruhmu untuk berhati-hati. Kamu bisa hidup tanpanya. Itu sudah kamu buktikan sendiri.

Kamu tidak akan mati hanya karena sehari saja tidak mengirim atau menerima kabar darinya. Kamu masih hidup dan bernapas. Duniamu tidak berhenti berputar. Semua baik-baik saja. Tidak ada masalah. Kesunyian ini pun bisa lekas hilang berjalan dengan berlalunya waktu. Kamu tidak butuh dia.

Namun terlepas dari itu semua. Bukankah mulai selalu muncul dia dalam keseharianmu?  Seakan keberadaannya sudah seharusnya. Tidak perlu dipertanyakan lagi. Setelah semua hal yang terjadi dalam hidupmu, kamu membangun dinding demikian tinggi. Kamu berlindung di baliknya dan kamu pikir tidak apa-apa jika sendiri.

Tapi dia datang dengan alaminya. Seperti angin yang menelisik cuping telinga. Seperti bukan hal yang aneh. Seperti sebuah keseharian. Barangkali memang sudah saatnya keluar dari balik dinding. Barangkali kamu kini sudah cukup kuat berpijak di bumi.


Barangkali.

Monday, November 10, 2014

LELAKI YANG PERGI

Kamu ada dalam doaku. Doa yang kupanjatkan dalam sunyi. Sebab tak seorang pun perlu tahu soal kamu. Soal masa lalu. Kamu ada dalam doaku karena hanya begitu saja yang kumampu. Kamu dan aku lebih baik sendiri, bukan? Jarak ini adalah apa yang kamu pilih. Kenapa menyesalinya kini?

Kamu tidak masuk dalam relung benci. Tidak pula masuk dalam relung rindu. Kamu adalah takdir. Takdir yang kujalani karena tak ada jalan lain. Kamu adalah kegetiran yang terpaksa aku kecap. Kamu adalah awal penderitaan yang terpaksa aku jalani. Kamu seharusnya adalah harapan. Dan karena alasan itu kepergianmu bagaikan bencana.

Terlepas dari kegetiran dan penderitaan itu, kamu adalah bagian dari takdirku. Untuk itu aku mengingatmu dalam doa sembunyi-sembunyi. Semoga kamu sehat, semoga kamu bahagia dengan pilihanmu, semoga kamu menjalani hidupmu sebaik-baiknya, semoga Tuhan selalu menempatkanmu dalam perlindungan-Nya. Karena hanya itu yang terbaik yang aku bisa. Karena begitu satu-satunya cara yang tersisa. Barangkali, di masa depan yang lebih baik, aku bisa memberikan yang lebih baik. Barangkali.

Kamu tahu kamu adalah takdirku. Aku tidak bisa lari darimu.

Aku juga adalah takdirmu. Kamu juga tidak bisa lari, kan? 

Bukankah karena alasan itu kamu berusaha mencari keberadaanku?



BARANGKALI


Barangkali penderitaan itu adalah bagian dari cara Tuhanmu menyayangimu. Barangkali kesenangan tidak cocok untukmu. Bukan berarti kamu tidak cukup baik. Barangkali kamu terlalu baik. Barangkali. Sebab logika manusia sangat terbatas. Barangkali memang begitu jalannya menuju kebaikan. Barangkali. Karena, sekali lagi, logika manusia sangat terbatas.

Barangkali kalau kamu memang tidak bisa menghindari penderitaan, belajarlah menikmatinya. Barangkali kamu memang bisa menikmatinya. Tidak sekarang. Mungkin nanti. Siapa yang tahu ? Logika manusia sangat terbatas.

Barangkali memang segala sesuatu yang kebetulan dan tepat waktu adalah takdir. Seseorang yang datang ketika kamu sendirian. Seseorang yang tidak sepadan dalam logika, tapi dia datang tepat waktu. Barangkali memang begitu jalannya. Barangkali kalau ia datang lebih cepat atau lebih lambat, kalian tidak bisa bersama. Kalian tidak bisa jatuh hati. Barangkali. Sebab logika manusia sangat terbatas.

Barangkali itu yang disebut takdir. Hal hal yang tidak bisa kita hindari. Hal hal yang tidak memberimu pilihan lain selain menjalani. Barangkali. Siapa yang tahu. Logika manusia sangat terbatas.


Wednesday, October 22, 2014

MAAF, UNTUK SEMENTARA "KITA" DIBERHENTIKAN

Cerbung "KITA" untuk sementara diberhentikan. Alasannya? Saya sedang menggarap proyek nulis pemberian penerbit. Saya sebenarnya agak kagok dipesan naskah. Karena saya penulis liar, sukanya nulis di hutan belantara. Eh, maksudnya, saya suka nulis sesuka dan semau saya. Jadi, nulisnya pun selama ini tanpa synopsis dan outline.

Sekarang, ketika dipesan. Saya harus bikin synopsis dan outline sebelum novelnya jadi. Itu sulit buat saya. Terus terang saja. Saya ga bisa. Tapi bukannya selalu ada yang pertama dalam hidup? Proyek pesanan ini juga adalah proyek naskah pesanan pertama buat saya, sebagai penjualan gorengan, eh maksudnya sebagai penulis.


Sekian. Bye. 
Minta doanya…

Saturday, October 11, 2014

KOVER ANAK KE-6: MUSE

Ada banyak hal yang perlu saya syukuri di tahun. Di tahun ini tiga novel saya sudah terbit :
1. X : Kenangan yang Berpulang (Februari, 2014)
2. QUEEN (Agustus, 2014)
3. ELIPSIS (September, 2014)

Dan mungkin akan menjadi 4 novel yang terbit di tahun ini. Saya mendapat kabar baik dari editor dan kover novel untuk anak ke-6 saya sudah keluar. Jadwal terbit kemungkinan bulan November. Semoga tidak ada halangan yang berarti. Berikut previewnya…


Blurbs…

Aku sahabat dari istrimu, tempat kau biasa mendiskusikan segala hal. Aku sahabat dari istrimu, tempat di mana kau selalu meminta nasihat dalam menghadapi kegilaan istrimu. Aku sahabat dari istrimu, dan aku jatuh cinta padamu.

Jatuh cinta pada Jonas adalah apa yang tidak pernah Renatha rencanakan. Namun begitulah adanya, ia jatuh cinta pada Jonas, suami dari Nadia – sahabatnya. Mulanya itu hanya sebuah rasa tanpa perlu mendapat pengakuan. Mulanya…

"Kau… mau sampai kapan kau akan lari, hm?“
“Kenapa tidak? Kalau perlu aku lari lagi sekarang. Aku akan pergi ke tempat di mana aku tidak akan menemukan satu orang pun yang mengetahui masa laluku. Terutama kamu! Adalah sebuah kesalahan mempercayaimu malam itu!“



Tuesday, October 7, 2014

"KITA: MENCINTA TANPA PECUMA" BERPINDAH KE BLOG PRIVAT

Belajar dari kesalahan di masa lalu, ketika saya memajang novelet di sini dan ide saya dicuri oleh orang lain. Sialnya, dia menerbitkannya dalam bentuk novel, fufufu. Saya sedang sial.

Dengan ini, saya memajang KITA sampai di sini. KITA masih bisa diikuti dalam blog private http://awww-awesome.blogspot.com/ (only administrator dan undangan yang bisa membukanya).

Bagi yang masih ingin mengikuti, jangan khawatir, kalian bisa mencantumkan alamat email blog kalian di kolom komentar di bawah. Saya akan memasukkannya. Terima kasih yaaa... #ciumSatuSatu

Btw, KPG bikinin banner lucu buat novel kelima saya, ELIPSIS. Elipsis akan membawa kalian ke romance yang berbau paranormal, family, dan mental dissorder. Atran yang didiagnosis mengidap skizofrenia, ibunya ingin Atran sembuh, tapi Atran tahu ia tidak sakit. Ia hanya menjadi milik dari dunia yang berbeda.



Salam hula hula,
Annesya

Thursday, September 18, 2014

Selamat Datang Ke Dunia, Anak Kelima Saya, ELIPSIS

Elipsis (yang dulunya berjudul Atran) akan beredar di toko buku pada 29 September 2014. Bergenre paranormal romance, psychology, dan family. Saya menulis naskah ini tahun 2011 (3 tahun yang lalu). Elipsis adalah naskah saya yang paling banyak menerima penolakan dari penerbit. Mungkin karena mengusung tema yang riskan? Saya kurang tahu pasti karena penerbit-penerbit yang menolaknya juga tidak memberi alasan pasti.

Elipsis juga pernah mendapat kontrak penerbitan dari penerbit lain. Namun karena proses revisi yang mengubah esensi cerita, saya dan penerbit sepakat untuk membatalkan kontrak penerbitan. Waktu berlalu dan naskah ini pun kemudian berhasil lahir ke dunia dalam bentuk eksemplar dan bisa kalian temukan di toko buku. ELIPSIS kini diterbitkan oleh Penerbit POP, KPG (Kepustakaan Populer Gramedia).

Berikut preview kover dan blurbs-nya... :)





Eeuwige liefde is liefde die niet meer terugkomt.
Cinta yang abadi adalah yang tak kembali.

Atran sudah berhenti menghubunginya. Kalea memutuskan untuk terus menjalani hidup dengan menerima lamaran laki-laki lain. Kendati demikian, kenangan bersama Atran tak akan pernah memudar barang sedetik. Atran bukan laki-laki biasa. Ia bisa berbicara dengan angin dan pohon. Ia selalu tahu kapan hujan akan turun, kapan kematian mengepakkan sayap. Ia mampu berbicara dengan roh dan semesta. Namun, dengan segala kemampuan supernatural yang dimilikinya, mengapa Atran mengabaikannya? Tak bisakah Atran mendengar panggilannya? Dua
tahun berlalu dan ia dibiarkan meragu.

Berpisah darimu bagaikan sebuah elipsis—jeda yang tak terisi oleh katakata. Ketika kau jauh, aku menemukan bahwa di antara kita ada ikatan tak kasat mata, kata-kata yang tak terucap, rasa yang tak terungkap, memori yang menguat seiring besarnya jurang pemisah antara kita. Kau bilang kau mencintaiku. Kau bilang kau akan kembali. Namun selalu ada ruang untuk meragu. Selalu ada elipsis yang kemudian diisi oleh rasa kehilangan. Selalu ada jeda bagi hati yang kosong.

Saturday, August 30, 2014

-

Pada dasarnya kegagalan membuatmu belajar lebih banyak ketimbang keberhasilan. Pada dasarnya ketidakpuasan selalu membawa manusia pada rasa penasaran dan pencapaian. Pada dasarnya kemudahan seringkali melemahkan. Pada dasarnya jatuh membawa manusia pada kebangkitan. Pada dasarnya sesuatu yang sulit tidak mudah dipahami. Sama halnya seperti hidup.

Monday, August 25, 2014

.

Ada kebanggaan tersendiri ketika saya keluar dengan menggunakan hijab. Bukan sebuah kecongkakan melainkan sebuah pengetahuan, bahwa saya kini dianggap Allah cukup layak mengenakan penutup kepala. Saya cukup layak menjadi salah satu representasi muslim. Walau belum cukup baik, setidaknya saya sedang berusaha.

Saya mengalami perjalanan panjang hingga sampai di titik ini. Saya memilih mencari tahu alasan mengapa seorang muslim harus berhijab, dalam perjalanan saya, saya menemukan rasa sakit dan ketidakadilan. Sebuah perjalanan yang tidak membahagiakan namun memang itu jawabannya.

Saya menemukan banyak alasan untuk lebih mencintai Allah. Saya menemukan banyak alasan untuk memilih dekat dengan-Nya. Sebab hidup terlalu singkat. Sebab manusia bisa menjadi demikian kejamnya. Sebab segala pujian bisa dengan sekejap berubah menjadi makian. Sebab dengan mengenakan hijab saya memiliki lebih banyak kesempatan bertemu dengan orang-orang yang baik. Sebab dengan berhijab orang lain akan lebih memperlakukan saya sebagai muslim.

***

                “Mbak, tahu nomor telepon saya darimana?” tanya si tukang ojek
                “Dari teman, Pak, teman saya itu langganan ojek taksinya Bapak.” Jawab saya.
                “Mbak, ini kartu nama saya, kalau mau pesan ojek lagi.“
“Saya dari luar kota, Pak, kadang datang malam. Kalau malam ada batas jamnya?“
“Enggak ada, Mbak. Oh, ya, ada juga ojek yang perempuan, yang nyetir ibu-ibu, tapi mahir banget naik motornya.“
                “Oh iya? Keren, ya, Pak.“
Si Bapak cengengesan senang dengan pujian saya.
Saya tersenyum.
Mungkin dia melihat hijab saya hingga menawarkan jasa ojek perempuan.

Thursday, August 21, 2014

SOMEBODY TO DIE FOR: SESEORANG YANG AKU RELA MATI KARENANYA

Aku bisa menyeretmu dari lautan.
Aku bisa menarikmu dari kobaran api.
Dan ketika kau berdiri dalam bayang-bayang,
Aku mampu membuka langit.

Aku bisa menyerahkan kesetiaanku hingga akhir waktu.
Dan kau tak kan pernah terlupakan, denganku di sisimu.

Dan aku tidak memerlukan hidup ini.
Aku hanya butuh…

Aku tidak memiliki apapun untuk membuatku bertahan hidup.
Namun aku juga tidak memiliki alasan untuk mati.
Namun ketika aku berdiri di tiang gantungan, aku akan menatap langit.
Sebab tidak penting ke mana mereka akan membawaku.
Aku akan tetap bertahan melawan kematian.
Dan aku tidak akan pernah terlupakan, denganmu di sisiku,

Dan aku tidak memerlukan hidup ini.
Aku hanya butuh…

Seseorang yang aku rela mati karenanya.
Seseorang yang aku rela menangis karenanya.
Ketika aku kesepian.

Ketika aku berdiri di tengah bara api.
Aku akan menatapnya tepat di matanya.
Dan aku akan membiarkan iblis tahu bahwa aku cukup berani untuk mati.
Dan tidak akan ada neraka yang mampu menunjukkanku,
Yang lebih dalam daripada harga diriku.
Sebab aku tak akan terlupakan, selamanya aku akan melawan.

Jangan lengah pada malam.
Lawanlah cahaya yang redup.
(lirik dialihbahasakan ke Indonesia oleh Annesya. Somebody to die for dinyanyikan oleh Hurts)

***

Saya lagi tergila-gila dengan lagu-lagu Hurts karena musiknya yang unik dan liriknya yang gelap. Tapi ya gitu deh video klipnya geje semua. Sebenarnya lebih enak didengar tanpa lihat video klipnya. Nguknguk


Lirik asli : "Somebody To Die For"

I could drag you from the ocean,
I could pull you from the fire
And when you're standing in the shadows
I could open up the sky
And I could give you my devotion
Until the end of time
And you will never be forgotten
With me by your side

And I don't need this life
I just need…

I've got nothing left to live for
Got no reason yet to die
But when I'm standing in the gallows
I'll be staring at the sky
Because no matter where they take me
Death I will survive
And I will never be forgotten
With you by my side

Cause I don't need this life
I just need…

Somebody to die for
Somebody to cry for
When I'm lonely

When I'm standing in the fire
I will look him in the eye
And I will let the devil know that
I was brave enough to die
And there's no hell that he can show me
That's deeper than my pride
Cause I will never be forgotten
Forever I'll fight

And I don't need this life
I just need…

Somebody to die for
Somebody to cry for
When I'm lonely

And I don't need this life
I just need…

Somebody to die for
Somebody to cry for
When I'm lonely

Don't go gentle into that good night
Rage on against the dying light


Friday, August 15, 2014

BLIND: BUTA

Sejak hari di mana aku meninggalkanmu, aku mendengar suaramu di setiap suara.
Sejak hari di mana aku meninggalkanmu, aku melihat wajahmu di setiap keramaian.
Tidak mau hilang.

Namun setiap aku merasa kamu dekat,
Aku menutup mata dan mematung.
Sebab kini satu-satunya yang kutakutkan adalah melihatmu lebih baik sendiri.

Aku ingin melepas mataku dan menjadi buta.
Aku ingin melepas mataku dan menjadi buta.

Seakan beban dunia teremban padaku, aku tak mampu mengangkat kepala.
Jadi jika kamu bertemu denganku di jalan, berbaliklah, dan berlalu.

Sebab setelah segala keindahan yang kita hancurkan,
Aku terjun dalam kehampaan,
Aku tahu suatu waktu hatiku akan terobati.

Aku beritahu kamu.
Setelah segala hal yang telah kita lakukan.
Aku tak mau menjadi diriku sendiri.
Aku beritahu kamu,
Bahwa aku tercabik-cabik.
Jika aku melihatmu bersama orang lain.
(Blind by Hurt, dialihbahasakan oleh Annesya)
***

Saya dalam fase revisi novel #elipsis (dulu berjudul #atran) dan saya memang butuh asupan lagu-lagu galau yang dark dan ga penting. Blind yang dinyanyikan Hurts menjadi salah satu teman revisi. Naskah ini adalah naskah yang selalu membawa saya pada perasaan tidak nyaman. Karena novel ini sebenarnya bagian dari memoar. Realita yang dibawakan dalam bentuk fiksi. Ya udah lah yah, ini lirik aslinya...
***

BLIND
sung by HURTS

Since the day I left you I hear your voice in every sound.
Since the day I left you I see your face in every crowd.
It won't go away

But every time I feel you near
I close my eyes and turn to stone.
Cause now the only thing I fear
Is seeing you’re better off alone. Yeah.

Cut out my eyes and leave me blind
Cut out my eyes and leave me blind.

With the weight of the world upon me I can’t hold my head up high.
So if you see me on the street turn away or walk on by.

Cause after the beauty we’ve destroyed
I’m cascading through the void,
I know in time my heart will mend.
I don’t care if I never see you again. Yeah.

Cut out my eyes and leave me blind
Cut out my eyes and leave me blind.

Girl, I told you
After all we’ve been through
I don't wanna be by myself.
Girl, I told you
That it would tear me in two
If I see you with someone else.

Cut out my eyes. And leave me blind.
Cut out my eyes. And leave me blind.
Cut out my eyes. And leave me blind.


COME TO THINK ABOUT IT

Come to think about it. Tentang saya dan tanggal 18 nanti. Ini sebenarnya bukan tentang kekalahan saya atas kehendak manusia lainnya. Ini adalah kemenangan saya dalam mendekatkan diri pada Tuhan. Tanggal 18 adalah kelahiran saya sebagai seorang yang berhijab. Saya sudah dinilai layak oleh Tuhan untuk mengenakan hijab penuh. Saya sudah naik kelas. Walau hadiah dari kenaikan kelas tersebut adalah ujian yang lainnya. Namun tidak penting seberapa berat ujian yang saya hadapi nanti, selama saya punya Tuhan. Itu sudah lebih dari cukup.


Saya tidak perlu mempertanyakan lagi apa yang saya lakukan benar atau tidak. Saya sudah mengetahui jawabannya. Tuhan sudah memberikan jawabannya. Tidak penting apa yang manusia nilai tentang saya. Yang terpenting adalah bagaimana Tuhan menilai saya. Hidup hanya hidup. Yang tak akan lama dan segera berakhir tanpa kita pernah memikirkannya. Hidup hanya seperti itu itu saja…

Tuesday, August 12, 2014

BAIK BAIK SAJA

“Wah, aku ga tahu kalau ternyata kamu ada masalah itu.” ujar teman saya. “Ternyata kamu juga ada masalah juga, ya. Padahal aku pikir, kamu kaya ga ada masalah gitu.”

Cukup banyak teman yang berkata demikian ketika saya menceritakan kisah saya di masa lalu atau masalah saya yang sudah usang. Mereka terkejut. Beberapa sangat terkejut. Kemudian saya diam dan berpikir, ternyata akting saya selama ini sangat sukses.

Saya sering menyimpan masalah saya. Menceritakannya hanya pada teman dekat atau ketika diperlukan. Bagi saya, masalah hidup, bukanlah makalah yang perlu dipresentasikan di khalayak ramai dan meminta mereka untuk memahami masalah saya. Saya sudah melewati banyak kejadian yang membuat saya menyimpulkan bahwa “tidak pernah ada seorang manusia pun yang benar-benar bisa memahami posisi saya, karena mereka tidak pernah merasakan.”

Bukan berarti saya sinis. Dalam banyak kejadian, saya mungkin juga tidak bisa benar-benar memahami masalah teman saya. Saya juga tidak pernah berada di posisi mereka.

Saya percaya hanya saya dan Tuhan yang benar-benar bisa mengerti. Saya berhenti bercerita dan memperbanyak berdoa. Di hadapan lainnya, saya akting baik-baik saja. Kadang gagal, dan menutupinya dengan tingkah alay. Namun, overall, sejauh ini, mereka lebih menangkap kealayan saya ketimbang masalah yang saya sembunyikan.

Yah, bisa dibilang, saya cukup sukses akting baik-baik saja. Cukup menyakitkan, sih, ketika orang lain salah memahami kita. Tapi bukankah itu yang saya inginkan? Saya ingin orang lain melihat saya baik-baik saja. Saya memilih salah dipahami. Mereka tidak perlu tahu. Mereka toh tidak akan paham.

Bukan sinis. Ini cuma kenyataan hidup.


Saturday, August 9, 2014

KETIKA SENDIRI

Ketika sendiri saya sebnarnya tahu saya tidak benar-benar sendiri. Ketika tidak ada seseorang yang bisa memahami, saya tahu ada yang benar-benar bisa memahami posisi saya. Saya bicara dengan-Nya melalui dzikir dan kepasrahan. Melalui keinginan untuk semakin mendekat kepada-Nya.

Saya sudah melalui masa-masa sulit di mana membenci-Nya menjadi cara saya bertahan hidup. Mencari bukti bahwa manusia terlahir bukan sebagai wayang, mereka bisa menentukan takdirnya sendiri. Namun sejauh apapun saya lari saya kembali pada-Nya. Sejauh apapun saya memutar, saya ingkar, saya membenci, saya selalu kembali kepada-Nya.

Di saat sulit seperti ini saya tahu saya harus melepaskan semuanya. Saya telah menentukan pilihan. Saya memilihNya. Pada dasarnya semua pilihan menghadirkan resiko. Ketika saya memilihNya saya pun menghadapi resiko. Namun memang pada akhirnya semua pilihan selalu menghadirkan resiko. Apa yang harus ditakutkan?

Maka saya ingin memilih yang benar. Maka saya ingin terluka karena mempertahankan yang benar. Saya ingin jatuh di tempat yang benar dan bangkit di tempat yang benar. Saya sudah lelah berlari dan ingkar. Saya sudah lelah berkata saya belum siap dan menipu diri sendiri.


Saya sudah menemukan jawabannya sekarang. Maka saya tidak akan lari lagi dan ingkar. Saya akan mulai memperbaiki semuanya. Saya akan berdiri di sisi-Nya. Saya tidak akan menjadi bunglon lagi. Saya akan menjadi diri saya sendiri. Apapun yang terjadi. Di masa depan. 

Friday, August 8, 2014

NOVEL KEEMPAT SAYA "QUEEN" TELAH TERBIT


Entah sejak kapan Ares selalu mengikutiku, aku tidak begitu peduli. Bagiku, Ares hanya teman masa kecil yang pernah mencuri pakaian dalamku, tidak lebih. Ares mungkin menyukaiku tapi apa peduliku?

Ketika kini aku bekerja di Kafe Tante Mariam bersamanya, tidak banyak pula yang berubah. Ares hanya teman yang kebetulan bekerja sebagai koki. Ares
hanya teman yang, dengan tanpa malu, memamerkan celana renangnya.

Namun sebagian dari diriku tahu, bahwa perlahan Ares mulai memasuki kehidupanku dan aku tidak ingin itu terjadi. Aku harus menghentikan kegilaan ini sebelum terlambat!

“Kadang lelaki, sehebat apapun dia, bisa juga melakukan hal bodoh. Misalnya, jatuh cinta sendiri.” – Ares.

***

Dear Chimers, lama tak jumpa. Ada banyak masalah di dunia nyata yang membuat saya berhenti mengurus Heartchime. Terlalu banyak yang terjadi hingga saya kehilangan kemampuan saya untuk mengisi blog tempat curahan hati ini. Kadang, dalam kondisi sulit, saya lebih suka diam.

Kendati demikian, dalam fiksi saya selalu bisa menjadi diri sendiri. Fiksi adalah alasan saya tetap waras. And there she is my fourth child, QUEEN, anak keempat saya lahir di bulan Agustus. Dibidani oleh penerbit Sheila, Andi publisher - penerbit yang juga membidani anak pertama saya, Ubur Ubur Kabur.

Queen akan segera hadir di toko-toko buku kesayangan kamu. Grab it and enjoy the comedy romantic. Love you all.


DOA YANG TERJABAHKAN

Saya mulai takut. Pada dasarnya saya masih manusia egois. Saya ingin Tuhan menolong saya. Maka Ia mendekat. Namun ketika saya rasa Ia dekat, saya menjadi penakut. Setiap ucap dan doa menjadi terlalu cepat ditanggapi. Sementara sisi manusia saya belum siap menghadapi resikonya.

Sebagaimana hubungan dengan manusia, hubungan dengan Tuhan pun ada timbal baliknya. Ketika Tuhan terasa semakin dekat dengan saya, saya tahu saya harus merelakan beberapa bahkan banyak hal duniawi yang saya sukai, demi mendekat dengan-Nya. Pada dasarnya saya masih manusia biasa yang masih menyukai hal-hal duniawi. Saya harus ikhlas dengan kesulitan yang menguji iman saya pada-Nya. Pada dasarnya saya merasa iman saya tidak terlalu baik. Saya meragukan diri saya sendiri.

Saya mulai takut dengan doa yang terjabahkan terlalu cepat. Hingga saya merasa setiap laku dan tindak saya diperhatikan oleh-Nya. Saya mulai takut. Namun bukankah kita seharusnya memang hanya boleh takut pada-Nya di dunia ini?

Begitu saya kemudian menyadari.

Friday, July 18, 2014

DOA DI MASA LALU

Pembicaraan ketika KKN tiga tahun yang lalu, ketika mengajar murid murid SDN Kalipecabean:
Murid : Kak, cita-citaku mau jadi pemain sinetron!
Saya : Hahaha, iya semangat ya! Rajin belajar ya biar cita-citanya tercapai!
Murid : Kalau  kakak cita-citanya apa waktu kecil?
Saya : Jadi penulis.
Murid : Wah, berarti cita-cita kakak udah kesampaian dong! Hebat!
Saya :… (bengong)

Saat itu saya baru sadar bahwa cita-cita saya sudah kesampaian. Saat itu semester enam perkuliahan, novel saya baru satu. Ketika banyak orang kalah oleh mimpinya, saya cukup beruntung menggapainya. Namun, toh, setelah menggapainya, saya terlalu disibukkan dengan ambisi saya yang lainnya, menerbitkan novel-novel selanjutnya. Saya lupa bersyukur.

Ketika saya berada dalam kesulitan, saya jadi ingat bahwa kesulitan yang saya hadapi sekarang sebenarnya adalah doa saya sendiri. Saya yang memintanya di masa lalu. Saya ingin memiliki dua pekerjaan (tetap menjadi penulis dan kerja kantoran). Saya ingin pekerjaan dengan gaji sekian. Saya ingin berangkat bekerja dengan pakaian modis. Saya ingin bepergian urusan kantor dengan mobil. Saya ingin punya kamar kosan yang begini begini begini.


Nyatanya, ketika saya mendapatkan semua itu sekarang. Keinginan saya berubah lagi. Saya mengeluhkan kesulitan-kesulitan yang saya hadapi. Saya lagi-lagi lupa bersyukur. Saya lupa bahwa semua kesulitan yang saya hadapi saat ini adalah doa saya di masa lalu.

Payah... 

Thursday, July 17, 2014

SENDIRI

Tuhan tahu apa yang terselip dalam hati saya. Sebuah ketakutan. Sebuah keraguan. Sebuah kesedihan. Tuhan tahu apa yang tidak saya ungkapkan. Sebab manusia lain tidak akan ada yang bisa memahami.

Ini bukan lagi sebuah perdebatan. Adu pendapat dalam menentukan kalah menang. Ini bukan lagi tentang pandangan manusia pada manusia lainnya. Semuanya menjadi tidak penting lagi. Kata-kata hanyalah kata-kata.


Pada akhirnya saya harus menghadapi semuanya sendiri. Pada akhir semua manusia akan sendiri.

from weheartit

Tuesday, July 1, 2014

NGABUBURIT PENERBIT GRASINDO DI YOGYAKARTA

Kalian-kalian...

Yang posisi di Jogja, mampir ke Togamas yuk, Djendelo Cafe, kita ketemuan dengan penulis-penulis fiksi dari Penerbit Grasindo. Setelah itu kita buka puasa bareng. Saya juga nongol di sana... semacam hiasan. Hehe... See you there :)

banner Ngabuburit Bareng

X: Kenangan yang Berpulang, temukan di toko buku kesayangan Anda :)

Wednesday, June 25, 2014

REVIEW FILM: MALEFICIENT (2014)

Maleficent (2014) Poster


Seorang peri terkuat bernama Maleficient jatuh cinta pada manusia. Suatu ketika kerajaan manusia menyerang kerajaan hutan. Sang raja dikalahkan namun sang raja mengutus siapapun yang mampu membunuh Maleficient. Orang tersebut akan mendapatkan tahta kerajaan. Seorang pemuda yang berambisi, mengiyakan. Pemuda itu mengenal Maleficient. Pemuda itu adalah cinta pertama Maleficient. Namun pemuda itu mengkhianati cinta Maleficient, memotong sayapnya, dan menjadi raja. Terluka dan merasa dibodohi, Maleficient mengutuk putri sang raja. Kutukan yang berhubungan dengan cinta sejati dan sebuah ciuman.

Maleficient adalah kisah Sleeping Beauty diambil dari sisi si Peri Jahat. Yang membuat film ini hidup adalah akting Angelina Jolie. Saya terpukau dengan akting Jolie. Secara visual film ini nyaman di mata. Ceritanya setipe dengan Frozen, twistnya pun sama. Tapi emang Mbak Jollie ini juara! Oh ya, di sini anaknya Mbak Jolie-Abang Pit nongol jadi Sleeping Beauty sewaktu balita.

Tuesday, June 24, 2014

REVIEW FILM: X-MEN (DAYS OF THE FUTURE PAST) 2014

Di masa depan, robot Sentinel membasmi semua mutan dan manusia yang terjangkit mutan. Sentinel membunuh siapapun. Mereka tak terkalahkan karena mampu beradaptasi dengan segala jenis kekuatan mutan. Sentinel memiliki DNA Mistique (mutan yang mampu beradaptasi menjadi siapapun). Mutan dan manusia dihadapkan pada kepunahan. Hingga kemudian Xavier dan teman-teman mutannya menemukan ide untuk mengirimkan kesadaran seseorang ke masa lalu. Wolverine mengajukan diri. Ia harus menemukan Xavier muda untuk mencegah DNA Mistique jatuh ke tangan proyek Sentinel.
X-Men: Days of Future Past (2014) Poster
Xavier muda dan tua
Daya tarik film X-Men kali ini adalah Jennifer Lawrence yang memainkan Mistique. I must say premisnya cukup klise. Seseorang yang merubah masa lalu untuk masa depan yang lebih baik. Yang membuat film ini menarik adalah para mutan yang terlibat. Dan saya sangat sedih melihat Halle Berry dan Wolverine menua. Saya sedih pada artis kece yang menua. Manusia memang tidak bisa melawan waktu. ß gagal fokus.

Sunday, June 22, 2014

REVIEW FILM: OCULUS (2014)

Dua bersaudara Kaylie dan Tim, akhirnya bertemu setelah Tim keluar dari rehabilitasi kejiwaan karena dituduh membunuh ayah mereka. Yang tidak orang-orang ketahui dari tragedy masa kecil mereka adalah bahwa makhluk supranatural turut andil dalam kematian kedua orang tua mereka.

Kaylie melacak keberadaan cermin penyebab tragedi masa kanak-kanak mereka. Kaylie sudah merancang sebuah pembuktian mengenai cermin tersebut. Memaksa Tim yang telah dicuci otak untuk kembali mempercayai ingatannya. Dalam malam pembuktian, kedua bersaudara tersebut mengalami halusinasi-halusinasi yang mempengaruhi hidup mereka di masa lalu dan juga di masa depan.

banner-nya kece badai


Film Oculus punya banner yang sangat kece. Seorang gadis yang melangkah keluar dari cermin. Film ini juga punya premis yang sangat menarik. Namun ternyata lebih condong ke film drama dengan sedikit horor ketimbang film horor. Tidak ada adegan seram dan mengagetkan. Hm, atau emang karena saya yang ga gampang takut ya? Entahlah. Ceritanya bagus. Tapi efek horornya ga dapet, suaranya kurang dramatis, scene-nya juga. Padahal cerita sudah bagus. Di akhir cerita, saya ga mendapat pesan apapun. Saya ga paham apa gunanya menonton film ini. Rasanya, the heck, ini ngapain ibunya manggil-manggil anaknya ke arah cermin coba? #bengong. Berharap banget ada versi remake yang mengemas film ini karena kisahnya sangat berpotensi.

Follower