TENTANG SI CHIMER

Wednesday, September 4, 2013

MUKA DUA


Di mana-mana kita akan selalu menemukan orang bermuka dua. Entah itu di sekolah, di tempat kuliah, sampai dengan di tempat kerja. Saya tidak suka tipe orang seperti itu. Saya suka berteman dengan orang yang jujur menyampaikan perasaannya. Tapi namanya hidup, kita akan selalu menemukan perbedaan.

Di tempat kerja saya yang baru pun demikian. Bagi saya orang bermuka dua tak lebih dari rekan kerja. Saya hanya bicara dengan mereka seperlunya. Jika mereka “menyerang saya” saya bakal “menyerang balik”. Saya adalah tipikal orang seperti itu. Saya adalah tipe pembalas. Orang benar tidak boleh kalah.

Ketimbang berteman dengan yang seperti itu, saya memilih berteman dengan cs dan operation. Memang secara grade pekerjaan, mereka berada di bawah saya. Tapi bagi saya itu bukan masalah. Sama sekali. Bagi saya pertemanan tidak berdasarkan hal-hal semacam itu. Suatu ketika, saya bercanda dengan Mbak M, CS di kantor. Saya sering kemana-mana sama Mbak M, saya melepaskan diri dari “gerombolan teman se-level”. Mungkin beberapa orang membicarakan tingkah saya? Entah.

“Kamu nggak malu dilihat orang ngobrol sama aku? Jalan sama aku kaya gini ini?”
“Emang kenapa?” aku mengait lengannya.
 “Kita berbeda dunia…,“ dia berkata, sok puitis.
“Halah, Mbak, pret!!!” aku menyeloroh.
Mbak M pun tertawa dan berkata, “Ya wes, semoga kamu nggak berubah yah! Yang lalu-lalu soalnya seperti itu.“

Bagi saya, kata-kata Mbak M adalah pengingat. Tidak penting seberapa banyak yang tertawa ketika kita berada di atas. Yang penting adalah seberapa besar kepedulian yang mereka berikan ketika kita di bawah. Saya tidak butuh teman yang bermuka dua. Bagi saya mereka hanya orang yang tak sengaja berpapasan tanpa perlu tersentuh satu sama lain.

Follower