TENTANG SI CHIMER

Friday, September 6, 2013

MENJADI MINORITAS

our secret, by cannery row awesome
from VisualizeUs

Indonesia adalah negara dengan penduduk mayoritasnya adalah moslim. Bagi yang non-muslim mereka harus “mengalah” atas nama tenggang rasa. Bahkan dalam hukum kenegaraan pun ada yang menggunakan dalil Islam. Padahal kita kan negara sekuler dan ga semuanya juga muslim.

Kadang kita juga ga sadar pas ngobrol sama teman yang sama-sama muslim. Kita kadang cuma niat bercanda membicarakan agama lain, tapi itu sudah termasuk SARA dan menyinggung teman non muslim–yang kebetulan dengar. Teman non muslim itu biasanya hanya diam dan perlahan berlalu.

Saat ini, di kantor saya, saya lah yang menjadi kaum minoritas. Saya adalah satu-satunya marketing yang beragama Islam. Ketika jam-jam sholat, saya menghentikan aktivitas saya, dan mengambil wudhu. Mereka menatap saya aneh, ngapain ini anak basah-basahan?, begitu mereka berpikir.

Lalu pas aktivitas kerja, saya bilang: eh, sori ya, ga bisa kesenggol, lagi pegang wudhu. Saya biasanya mempertahankan wudhu dhuhur sampai dengan shalat ashar demi efektifitas. Mereka menatap saya aneh. Sejak awal pun saya diberitahu ada masalah sara dalam perusahaan. Meski mereka berusaha sebisa mungkin menyelesaikannya.

Ya, sebagai kaum minoritas, saya mengalami apa yang dialami teman non-muslim saya. Rekan-rekan kantor, tanpa sengaja/bisa saja sengaja, menyinggung agama saya, saya hanya diam, dan berlalu pergi. Tak perlu beradu pendapat sementara setiap harinya kami bakal selalu bertemu. Saya biasanya pura-pura tidak dengar.


Ini hanyalah salah satu potret realita “menjadi minoritas”. 

Follower