TENTANG SI CHIMER

Wednesday, June 5, 2013

MATINYA BONI

“Boni apa kabar? Sudah lincah?” hampir setiap hari bbm begitu ke Anis.
“Sudah keluar dari rumah sakit. Hore!”
Boni adalah nama kucing persia peliharaannya Anis, usianya masih 4 bulan. Dia sakit ketika saya terakhir kali ketemu, sakit kutu telinga, jamur, dan mencret. Duile sakitnya borongan!
“Kangen Boni. Fotoin dong!”
“Ke sini lah kau! Lihat sendiri!”
“Oke, besok aku ke malang deh!”

Esok harinya, di stasiun gubeng, sudah di peron, mau melangkahkan kaki ke kereta, ada berita duka lewat bbm mengabarkan bahwa Boni mati. Kaget dong, berasa adegan novel yang tau berita pacarnya kecelakaan pas di stasiun #eeaa,korbanteenlit. Niatnya mau "besuk" eh kok jadinya "ngelayat"? 

Dan begitulah teman-teman, Boni mati karena memang dari awal Anis ga pinter milihnya pas beli. Reri – temannya yang sudah pengalaman pelihara kucing – menasihati ini itu, tapi emang Anis-nya keras kepala juga dan memang sih dia lagi bokek juga. Paham deh, sesama jobseeker gitu. Apa yang kita petik dari kematian Boni adalah bahwa sebaiknya ajak teman yang ahli memilih kucing pas beli, kemudian belajar dulu cara pelihara kucing yang benar, dan sudah ada rencana mau diapakan kucing itu kalau ditinggal satu dua hari. Yah, kalau mati begini kan jadi sedih, hilang kucing, hilang uang.

Beberapa teman memarahi Anis dong, itu pasti. Dan saya, yah saya yang ga bisa nyenggreng ini, ketika dicurhati Anis, ya seperti biasa, bilang bahwa lain kali kalau beli kucing ajak Reri buat milih. Terus maunya bilang: begitu sakit, kucingnya langsung bawa ke dokter. Cuma saya tahu, Anis bukannya gamau bawa ke dokter, waktu itu dia memang lagi bokek. Toh saya lihat sendiri, begitu ada uang, Anis habiskan semuanya buat rawat inap-in Boni. Jadi nasihat kedua saya simpan aja.

Begitulah, pelajaran hidup memang mahal harganya, dan bisa saja kita harus bayar 1juta untuk dapat pelajaran tersebut – harga kucing persia milik Anis. Ahihihi <<< sebenernya eke sedih, eke sayang sama boni, tapi entahlah... Anis dan keanehannya membuat saya sedih-sedih pengen ketawa.

Salam aku jalak bukan jablai,

Aku janda galak bukan janda lebai #korbanDangdutKoplo

7 comments:

  1. ya tuhan kenapa aku tak bisa punya teman2 yang normal

    ReplyDelete
  2. katanya g suka kucing, tp kok sayang? :p

    ReplyDelete
  3. wah, kenapa sakitnya si Boni bisa komplikasi gitu?
    turut berduka cita buat mbak Anis, mudah-mudahan nggak sedih smpai berlarut-larut

    ReplyDelete
  4. Innalillah.. Ikut sedih, semoga mba Anis tabah.. Aamiin..

    ReplyDelete
  5. Kalau menurutku, lebih baik ga usah pelihara kucing secara khusus

    Cukup bermain dan bersahabat dgn kucing sekitar kita aja

    Biaya perawatan kucing kan mahal

    ReplyDelete
  6. sedih juga baca ini mbak... turut berduka cita ya mbak! *usap ingus

    ReplyDelete
  7. tadinya mau sedih, tapi begitu baca sampai ending, malah ketawa... nes..nes.. :p

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower