TENTANG SI CHIMER

Saturday, November 24, 2012

MENJAGA HATI


“Yang terpenting dalam suatu hubungan adalah menjaga hatimu sendiri. Jangan sampai terluka untuk rasa sakit yang tidak perlu. Menjaga hati orang lain memang penting tapi menjaga hatimu adalah yang terpenting. Sebab cuma kamu yang bisa melindungi hatimu sendiri.” seorang senior di tempat kerja mengatakan hal itu pada teman saya. Teman saya itu mendengarkan dengan seksama. Mungkin mereka bahkan tak sadar kalau saya turut mendengarkan. Tapi kata-kata itu terus terulang di otak saya.

Kadang saya merasa saya ini bodoh. Saya sering terluka oleh tindakan teman-teman saya ataupun orang lain. Teman yang memberi janji dan dengan entengnya mengingkari. Seseoang yang memberi harapan besar, lalu pergi tanpa merasa bersalah. Mereka seringkali tidak menyadari perbuatan mereka. Dan saya dengan bodohnya terluka sendiri.

Saya belajar satu hal. Bahwa hati saya tidak boleh lagi terluka. Karena hati yang luka akan membuat saya balas melukai orang. Dan seharusnya orang yang saya lukai tidak layak menerima luka itu.

Ada orang yang layak kita perjuangkan dan ada yang sebaiknya berhenti diperjuangkan. Saya mulai belajar memilah-milah. Saya belajar tidak terlalu berharap, utamanya pada mereka yang seringkali mengingkari kata-katanya. Saya harus menjaga hati saya sebaik-baiknya. 

pict from VisualizeUs

Annesya




22 comments:

  1. Replies
    1. siapa coba yang berani-beraninya pengin dijaga hatinya sama beliau?

      Delete
  2. menjaga hati sekaligus menjaga jantung. kalo disakiti lalu sakit hati doang, bakalan sembuh. nah kalo tau2 jantungnya juga berhenti berdetak, wah kan malah nggak jadi membalas to..

    kalo jaman duluu banget, kalo saya disakiti ceweq, ya udah, balas aja dengan cara nyari ceweq yang lebih cakep daripada dia. urusan selesai.

    ReplyDelete
  3. cie cie .. mau juga dong dijaga hatinya .. :D


    #usaha

    ReplyDelete
  4. ah jadi inget jargon postingan kemarin
    kalau mau pinter pinterin orang lain
    kalau mau dijaga hatinya jaga hatinya tuhan
    *nahloh

    ReplyDelete
  5. Duh, pagi-pagi malah baca kayak gini. Tapi bener sih. Share ahhhh :D

    ReplyDelete
  6. mak jleb...

    bener, yah.. sudah berapa kali dengan tulus ikhlas membiarkan org lain melukai hati kita...

    ReplyDelete
  7. setuju kaaak. siapa lg yg akn menjaga hati kita kalo bukan kita.

    ReplyDelete
  8. menjaga hati akan lebih indah bersama seseorang yg dicinta ;)

    ReplyDelete
  9. aaah. that so true kak
    i am so blessed with your post kak. thanks :D

    ReplyDelete
  10. life is simple.. make a decision, and don't look back.. :D

    cuman decisionnya itu.. pake hati apa pake akal.. :D

    apa kabar mbak nesya?.. :|

    ReplyDelete
  11. jagalah hati jangan kau nodai #nyanyi

    ReplyDelete
  12. ngohohohoooooo omong2 kalau mak gampar terus traktir makan kau masih terluka atau luluh?

    ReplyDelete
  13. mbak annesya yg sabar ya puk puk :)
    mungkin mb harus mencoba tegas dengan orang2 yg mengingkari janjinya..

    ReplyDelete
  14. sabar ya mbak annesya puk puk :)
    mungkin mbak harus tegas sama orang2 yg mengingkari janji itu mbak.

    ReplyDelete
  15. Setuju banget, saya juga merasakan hal serupa seperti tulisan mbak... siapa lagi yang menjaga hati kita, kalau bukan kita sendiri. :)

    ReplyDelete
  16. susah2 gampang menjaga hati itu sob..tp dgn keyakinan yg teguh, mdh2an semua itu bs dilakukan dgn baik.

    ReplyDelete
  17. jagalah hati.. jangan kau nodai.. jagalah hati... lentera hidup ini~ *nyanyi*

    bener ini dev, ada orang yang layak untuk terus diperjuangkan dan ada yang harus berhenti untuk diperjuangkan. pasti ada batasan tersendiri. makanya, jangan memperjuangkan orang yang g bisa terus diperjuangkan *ngomong sama cermin*

    ReplyDelete
  18. iya nes, aku juga sering kali mengalami hal demikian. tapi lebih seringnya ketemu dengan orang-orang yang pandai memanfaatkan kebaikan kita untuk dirinya sendiri. yang pada akhirnya kita sendiri yang merasakan sakit dan orang itu sama sekali tidak menyadarinya... cukup tau aja..

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower