TENTANG SI CHIMER

Wednesday, October 3, 2012

TOPENG YANG SAYA KENAKAN

(bagi saya) make up adalah salah satu topeng
cover up my age older to convince the others


Saya mungkin termasuk orang yang akan melakukan apa saja untuk bertahan di lingkungan yang baru. Entah berapa topeng saya miliki untuk saya kenakan di depan banyak orang. Topeng diam, topeng tawa, dan topeng-topeng lainnya.

Di lingkungan kerja yang baru pun demikian. Saya mengenal banyak orang baru dan mencoba untuk berbaur dengan mereka. Untungnya, mereka semua baik. Yang Chinese bukan cece-tacik resek. Dan yang non muslim dengan santainya bilang: InsyaAllah. Yang saya tanggapi dengan tawa.

Lingkungan kerja saya sangat baik. Hanya saja tidak ada yang sempurna. Teman OJT saya, sebut saja Dedi, dia berubah. Dia tidak seperti ketika training. Dia yang biasanya hidup, ceria dan pemberi semangat, rupanya sangat berbeda ketika di OJT. Dia seakan menjadi “beban”, saya harus selalu mengajak dia melakukan beberapa hal yang harus dilakukan. Dan kalau dia menolak, saya pun jadi ga enak. Dia selalu mengikuti saya, saat dia melakukan kesalahan, saya ikutan terdampak. Berusaha memberitahu dia pun (apa yang seharusnya tidak ia lakukan), dia hanya tertawa dan bilang “santai-santai” kalo engga “sori-sori”. Lalu tidak berubah sama sekali.

Yah… Dedi baik banget dan dia juga tulus. Cuma gitu, sebagaimana seperti saya, mungkin dia mengenakan topeng selama ini. Dan topeng itu mulai meluruh seiring waktu. Saya sedang memikirkan apa yang harus saya lakukan kepadanya. 

Okay let's work!
Annesya

17 comments:

  1. aku jg suka pake topeng untuk menutupi kecantikanku,,

    ReplyDelete
  2. beri kesempatan dulu buat dia beruah secara internal, tanggalkan topengnya sendiri.

    ReplyDelete
  3. bukalah topengmu kata Peterpan...hehe...

    ReplyDelete
  4. hmm?
    klo tugas yg hrs kamu kerjakan gak hrs sama dia, ya gak usah diajak.
    biarkan dia bertanggung jawab atas beban kerjanya sendiri dan merasakan dampak dari gayanya yg santai dn suka mengentengkan pekerjaan itu.

    aku dulu galak bgt sm anak buah yg kyk gitu.
    buatku gak ada kerja yg pake prinsip santai2 dn sori2.
    #ManajerGalakTapiManis

    :P

    ReplyDelete
  5. tanya, ada apa dgnmu dedi, kok berubah :)

    ReplyDelete
  6. Mungkin temen kamu belum bisa menyesuaikan dan berbaur dengan lingkungan yang baru.

    ReplyDelete
  7. kunjungan perdana plus follow this blog.. Salam kenal ya..? Follow back...

    ReplyDelete
  8. setiap orang pasti punya topengnya masing2, btw bekerja dibid marketing topeng adalah senjata utama loo, so siapkan seribu topeng kalau perlu :)

    ReplyDelete
  9. topeng? ummm... saya juga punya. hehe

    salam sahabat blogger kak nesya, mampir berkunjung lagi. :)

    ReplyDelete
  10. neek... kalo kita nanti (mungkin) ketemu... nenek jangan pake topeng yaaa... :D

    ReplyDelete
  11. Tampil apa adanya itu lebih baik daripada memakai topeng.
    Bagus tp klo memakai topeng itu sama aja percumah.

    ReplyDelete
  12. Buka dulu topengmu.... buka dulu topengmu.... biar kulihat wajahmu...
    Jangan kebanyakan pakai topeng... Be your self ^._.^

    ReplyDelete
  13. lbh baik emang jd diri sendiri koq....
    buka aja topengnya...ga enak looo pake topeng terus....pengapp...

    ReplyDelete
  14. saya juga kadang begitu. memakai topeng :-D

    ReplyDelete
  15. agak aneh juga ya mbak, kalau punya temen seperti itu. saya juga pernah aaaaa tp saya malah menjauhinya :(

    ReplyDelete
  16. Aduh Dedi, semoga kamu bisa respect sama partner kerjamu ya :)

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower