TENTANG SI CHIMER

Friday, May 4, 2012

SERIAL SUPERNOVA: PARTIKEL

kover buku PARTIKEL


Zarah dibesarkan dengan cara yang tidak biasa oleh ayahnya. Meski besar di lingkungan agamis, Zarah lebih terpengaruh pada cara berpikir ayahnya. Bagi Zarah, ayahnya adalah Dewa. Maka ketika ayahnya menghilang, Zarah kehilangan “rumah”.

Berbekal jurnal yang ditinggalkan ayahnya dan kamera Nikon yang dikirim oleh orang misterius, Zarah mencari ayahnya. Bukit Jambul, Borneo Kalimantan, London, Afrika, untuk kemudian kembali ke “dalam”. Ia bertemu dengan petunjuk terakhir melalui perjalanan innerspace. Bahwasanya manusia hanya bagian kecil dari semesta dan tubuh adalah “pesawat” yang akan mengantarkan manusia pada semesta tak terbatas.

Menurut pendapat pribadi saya, PARTIKEL tidak sebegitu semenarik serial supernova lainnya (Buku I, II, dan III – yang tidak diragukan lagi “ledakannya”). Seandainya ketiga buku sebelumnya tidak menimbulkan efek adiktif, saya rasa saya tidak ada “rasa” pada serial ini. Dua ratus halaman pertama saya merasa sedikit bosan. “Jiwanya” muncul pada pertengahan. Overall, ini bukan bacaan yang buruk, saya sama sekali tidak menyesal membacanya kok…

Tapi.. entah mengapa saya merasa pilihan kata di serial Partikel ini tidak sebombastis serial-serial sebelumnya. Adakah yang sependapat? Atau ada yang berpendapat lain?

Oh ya bedewe, ada yang merasa kehilangan halaman yang ditulis oleh SRUDOOKS? Saya merasa SANGAT SANGAT kehilangan. Saya fans berat mereka. Saya selalu baca tulisan mereka terlebih dulu sebelum baca Supernova. Hahaha... mungkin karena SUPERNOVA kini sudah tidak diterbitkan oleh Truedee? Yep, penerbit SUPERNOVA kini adalah BENTANG.

Salam cintaaaahhhh,

Annesya

16 comments:

  1. saya juga mencari-cari tulisan Sruudoks... dulu saya baca 3 supernova terdahulu dengan pinjem di perpus.. kemarin saya beli satu paket supernova dari ksatria, tuan putri dan bintang jatuh sampai partikel yang terbitan Bentang... saya cari-cari tulisan srudook. ah, nggak ada ternyata. dan saya kangen.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sedih ya... padahal saya cinta sama srudooks...

      Delete
  2. yuhuu dalemnya keluar dah :P

    ReplyDelete
  3. mak cebel karena mak dicuekin karena benda mati ini nih
    padahal kita akan berpisah *kumat cinetron*

    ReplyDelete
    Replies
    1. partikel tak kan kembali. tapi kau, mak, akan slalu kembali... di sini *nunjuk dada* <<< korban FTV

      Delete
  4. Aku belum baca hihi,
    tapi katanya yang udah baca kok keren ya @_@

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya banyak yg bilang bagus kok...

      Delete
  5. Belum pernah baca, jadi enggak bisa kasih opini tentang buku ini :(

    ReplyDelete
  6. Saya malah belum baca. Belum bisa beli. XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha mecah celengan dolo... mahal... :D

      Delete
  7. hoooo, aku baru tahu kalo ternyata...
    hm..

    ReplyDelete
  8. hai...salam kenal ^^ aku pengoleksi buku2 Dee...iyaaa...yg partikel kurang greget...apalagi waktu koso ngerebut cowoknya zarah...deuuh...berasa sinetron banget daaah... (-__-)...nunggu yg "gelombang" berapa tahun lagi nih?...penasaran... :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal juga... :)

      mbak ga ada blog ya? kan lumayan bisa saling berkunjung gitu... :)

      Delete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower