TENTANG SI CHIMER

Sunday, May 20, 2012

MULA

Senja ini menelan cahaya, menebar gelap, menyisip rembulan. Terang ini menangkap gelap, merenggut kerlip, memancar terik. Seperti itu pula kamu yang di sana, menebar ada, menyisip rasa. Memerangkap hampa, menebar harap.

Di sini selalu gelap sebelum terang datang. Di sana hanya terang sampai gelap menyerang. Adakah sapa menyentuh, menoreh mula?

Hati ini sebelumnya entah ada? tiada? Tanya terhempas tanya buntukan nyata. Perlukah kata meretas ada? Memangnya tanya meretas mula?

MaKe a New eNdinG
pict from VisualizeUs

4 comments:

  1. cahaya pasti kan kembali bersua, menyapa pagi membangunkan dunia..

    yeaaah, awal baru segera dimulai, menoleh kebelakang memperbaiki kesalahan,, #kagak nyambung yaa,,hahahahaha

    ReplyDelete
  2. Senja kini tak lagi kau lihat di ufuk timur, matahari tak lagi menyinarinya lagi dengan sepenuh hati. malam ini, angin akan bertiup terbagi 8 arah mata angin, menelan jiwa, raga, bahkan nyawa siapapun yang mendekatinya. kenapa kau bertanya soal hati, tertipu jiwa yang kini merobek 5 pembilah kebisuan malam ini. *halah......ini apaan ya? ha ha ha* salam kenal ya..

    ReplyDelete
  3. entahlah...karena aku pun tak tahu asal mula-nya :)

    ReplyDelete
  4. mungkin kadang tidak perlu bertanya...
    cukup meretas yg nampak didepan mata.

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower