TENTANG SI CHIMER

Saturday, May 26, 2012

MIMPI #3

“Aku pengen jadi pelukis!” kata salah satu anak panti yang masih belum kuingat namanya. Dia lemah dalam pelajaran tapi sangat suka menggambar.

“Ilustrator.” Saya membenarkan setelah melihat-lihat tipe gambarannya.

“Apa itu illustrator?”

Saya diam sejenak. Tiba-tiba teringat cita-cita saya sewaktu kecil. Saya dulu sangat suka menggambar. Kemana kemampuan saya itu pergi sekarang? Terhempas oleh realita? Tangan saya terlalu kaku untuk untuk menggoreskan kehidupan dalam pola-pola gambar.

“Ilustrator itu… kita nggambar terus diterbitin di majalah atau koran.” Saya menjelaskan. “Dulu waktu SMA, kakak pernah jadi illustrator majalah sekolah.”

Tak jauh darinya, Zulaikho menatap saya dan menyahut. “Kalau aku maunya jadi penulis! Bukan! Novelis! Aku pengen jadi penulis novel!”

Untuk kedua kalinya saya terhenyak. Dua-duanya adalah mimpi saya, dulu sekali. Ini seperti mengaca pada masa lalu. Zulaikho menunjukkan tulisan-tulisannya dalam kertas binder. Tulisan tangan, puisi dan cerita pendek.

“Kakak… dulu juga nulis novel dalam kertas binder. Terus kakak ketik lewat rental komputer. Sehari kakak duduk lima jam buat nulis novel. Teman-teman kakak yang punya komputer juga bantuin ngetik. Sekarang kakak udah nerbitin satu novel. Semoga nanti ada lagi

“Wow! Bawa novel Kakak ke panti ya!”

“Iya. Pasti.”

http://favim.com/orig/201105/20/amelie-bampw- dream-dreamers-eva-french-Favim.com-50641.jpg
pict from VisualizeUs

Mimpi serupa makhluk hidup. Dia bisa tumbuh atau justru mati mengering. Mimpi-mimpi saya... beberapa mengakar, lainnya menggersang oleh waktu dan realita.

Aduuuh, tulisan saya di atas kok kesannya menye-menye… padahal niatnya ga nulis menye-menye lho. Ah sudahlah… mungkin ini efek ditinggal emak Ninda (yang punya Listeninda – iya bener, yang sifatnya aneh itu, seratus deh) ke Jakarte. Dia keterima kerja juga akhirnya setelah penantian panjang dan berjuta pendewasaan yang menyakitkan. Saya kehilangan orang yang doyan ngomelin saya tanpa alasan. Ugh… cebeul cebeul cebeul…! But this is my time untuk berperang melawan hutan belantara jobseeker.

Semangkaaaa,


 Annesya

9 comments:

  1. ayo semangat :) sini klu mau tak omelin, mumpung lagi bete nih hehehehehe

    ReplyDelete
  2. oh yo lali, klu mau tak omeli boleh kontak aku by ym di cabetina@yahoo.com ;)

    ReplyDelete
  3. melihat mimpi-mimpi kita dimasa lalu yang diutarakan oleh mulut lugu emang gimanaaaa gitu rasanya... :)

    ehehe, alhamdulillah dong, penantian panjang mbak ninda akhirnya kecapaian.. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. sesuatuuu yaaaa :)

      eh kamu sukses juga ya kuliahnya! penantian panjangmu mau tercapai. selamat yaaa :)

      Delete
  4. setalah aku baca2, postingan2nya sangat bagus, menarik dan bermanfaat,,terus menulis,,karena dengan menulis kita bisa mengembangkan imajinasi kita dan menjadikan kita lebih kretaif..serta kadang bisa menghibur orang lain.. ^_^

    oia salam kenal
    kalau berkenan silahkan mampir ke EPICENTRUM
    folloback juga ya buat nambah temen sesama blogger,,tukeran link juga boleh,,makasih..^_^

    ReplyDelete
  5. Tau nggak kak, kadang2 mimpi itu bikin sakit :')

    ReplyDelete
  6. empong pasti bicaaaa hula hulaaaaaa

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower