TENTANG SI CHIMER

Saturday, November 19, 2011

CUMA ITU. HANYA ITU.

Jadi saya memutuskan untuk pulang.

Kendati banyak urusan yang belum terselesaikan.
Saya memutuskan untuk pulang.
Untuk meyakinkan keadaan.
Yah, saya tahu tidak ada yang perlu diyakinkan dari keburukan keadaan ini tapi saya hanya tidak ingin mami saya merasa kesepian. Sendirian.
Dan itu hanya satu-satunya cara yang bisa saya sampaikan tanpa harus berujar apa-apa.
Mami saya sudah tak bisa mempercayai siapapun.
Bahkan anaknya sendiri.
Sayangnya saya juga tak punya apapun untuk meyakinkannya.
Saya enggan berjanji.
Mami saya harus kuat dengan sendirinya.
Saya enggan menenangkan hatinya.
Sebab saya hanya manusia biasa dan saya tidak bisa mengubah takdir.
Saya ingin mami saya menjadi kuat dan belajar dari kesalahan yang lalu.
Bahwa di dunia ini tidak ada yang sempurna.
Bahwa menjadi baik bukan berarti selalu menerima kebaikan.
Manusia tidak bisa terus menjadi baik.
Jahat adalah sisi manusia untuk bertahan dari jahatnya hidup.
Kadang kita memang harus mengambil posisi itu walau tidak mau.
Kita bukanlah protagonis dalam sinetron yang sering kita tonton.
Kita bukan tentang rating dan seberapa banyak tepuk tangan kita terima.
Kita adalah tentang hidup, dan bagaimana kita menjalaninya.
Kita adalah tentang luka dan bagaimana kita menyembuhkannya.
Kita adalah tentang rasa sakit dan bagaimana kita memaafkannya.
Kita adalah tentang kita dan tidak peduli orang lain membicarakan apa.
Kita memang buruk, kita memang jauh dari sempurna, tapi karena itu Tuhan memilih kita menjadi yang terbaik dalam menerima ini semua.
Mami, saya cuma anak biasa.
Mami, saya cuma bisa melakukan hal-hal biasa.
Mami, saya bukan superhero.
Jangan harapkan keajaiban akan muncul tiba-tiba dari saya.
Mami, saya hanya bisa berusaha sebaik dan sekeras mungkin.
Cuma itu. Hanya itu. Saya memang tidak bisa lebih baik dari itu.


setiap perempuan di dunia terlahir seperti dandelion.
rapuh di luar kuat di dalam.
indah di luar remuk di dalam.
tidak apa, tidak masalah, selalu ada harga bagi sebuah keindahan.
pict from VisualizeUs
Hidup memang jauh dari baik, 
maka hiduplah dengan baik :)

Follower