TENTANG SI CHIMER

Wednesday, October 5, 2011

MERINDUMU

Airplane peacfull timeless
pict from here


Aku merindukanmu... seperti tanah kering menanti hujan datang.
Aku merindukanmu... seperti ketika pasir mencinta buih ombak tuk menyapu.
Aku merindukanmu... seperti ujung ranting pepohanan tak sabar menyambut terbitnya fajar.
Aku merindukanmu... seperti biji mati yang merindu musim semi.
Aku merindukanmu... seperti virus mengkristal yang mengharap masa yang tepat tuk kembali hidup.
Aku merindukanmu...
Seperti....
Seperti....
Seperti...
Aku merindumu...
Kupikir itu sudah lebih dari cukup.
Kupikir kamu sudah lebih dari cukup.
Kuharap aku sudah lebih dari cukup.

18 comments:

  1. Aku merindukanmu seperti pelangi menanti hujan reda....

    Kerinduan yang #galau...hehehehe
    Salam kenal... Izin follow #95

    ReplyDelete
  2. Puisinya bagus...
    Aku juga merindukannya, ngoook...
    Padahal yg dirindukan, mikirin aku aja enggak...

    ReplyDelete
  3. aku juga merindumu teh Anesya :) :P

    ReplyDelete
  4. Rindu itu
    gag bisa dilihat dengan mata
    gag bisa diungkapkan lewat kata
    gag bisa dituangkan dalam tulisan
    karena rindu itu hanya bisa dirasakan
    secara mendalam
    dari hati..

    *liat! ada anak tupai, Nes!*

    ReplyDelete
  5. rindu, oh rindu...*mulai demam lagi*.

    selamat menikmati ya, Nes ;;)

    ReplyDelete
  6. rindu itu seperti nyanyia sunyi...tak nampak..namun menyusup ke hati...

    ReplyDelete
  7. gak salah emang kata rindunya :)

    ReplyDelete
  8. Q merindukan segala hal yang dulu indah yang menjadikanku individu yang lebih berarti bagi banyak orang...

    ReplyDelete
  9. numpang batuk ya nesss.....ehemmmmm

    hayooo sapa hayooooo?

    wkwkwkwkkw

    ReplyDelete
  10. helga: sama.., sama... *mikir sampe lebaran tahun depan*

    arr rian: yuk.. aku udah folbek :)

    ReplyDelete
  11. ima: imaaaaaaaaa *nangisgembor*

    m fanny: :*

    ReplyDelete
  12. kaz: kau bohong padaku Fernando! plak! --> korbantelenovela

    dgg: pak dokter... lucunya jgn setengah2 dong... --__--

    ReplyDelete
  13. m rona: huhu mbak rona... cup cup cup... :)

    isti: hai isti, salam kenal :)

    ReplyDelete
  14. uchank: errr... :/

    topu: eea eea... tarik bang... *ngebor* :D

    ReplyDelete
  15. saya juga merindukanmu Nis.. hahahahahhaha

    ReplyDelete
  16. puisine enak di baca mbak.. maknyus.. heheheh

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower