TENTANG SI CHIMER

Tuesday, October 25, 2011

I’M A CLOWN, SMILE!


Seorang teman membawakan saya sebuah novel karangan Asma Nadia dengan sampul merah muda. ISTANA KEDUA, judulnya. Cerita tentang seorang suami yang tidak mampu mencintai lebih dari satu wanita, seberapa besar pun cinta yang ia miliki pada istri pertama.
Teman saya : Novel ini bagus…!
Saya : Kalau lihat dari prolognya sih begitu…
TS : Aku nangis banget waktu baca novel ini. Bener-bener sedih… Cowoknya brengsek !
S : *tersenyum* tapi pasti air mata waktu membaca novel ini ga akan ada apa-apanya ketimbang ketika hal tersebut terjadi di dunia nyata. Hahaha…
TS : Hahaha… ya iyalah!
Kemudian teman saya bercerita tentang kekasihnya yang (menurut dia) tidak terlalu tampan namun baik karena mampu menerima segala kekurangannya.
TS : Cowokku elek yo?
S : Enggak kok… *plak!
TS : Aku wes muales sama cowok ganteng. Di Keluargaku ada dua cowok ganteng dan dua-duanya brengsek !
S : *dengan nada datar* Di Keluargaku ada cowok jelek dan kelakuannya juga brengsek.
TS : ….
S : Pilih mana, Nin, cowok ganteng-brengsek… atau cowok jelek-brengsek?
TS : er… ga dua-duanya deh…
S : Hahahaha… *tertawa hampa lagi*

            Memang banyak hal yang tidak bisa saya ungkapkan. Banyak hal yang saya sembunyikan. Memang mungkin kalian bisa anggap saya pengecut karena tidak berani mempercayai siapapun. Tapi percayalah, kalaupun saya bercerita, tidak akan ada yang berubah, kecuali kamu (teman-temanku) akan menghindari saya karena tahu tidak ada aura kebahagiaan dalam dunia saya.

            Saya tidak ingin menularkan aura kelam saya walau terkadang aura tersebut muncul dengan sendirinya. Saya hanya tidak ingin kalian pergi menjauhi saya. Saya ingin diperlakukan normal maka saya bertindak normal (untuk ukuran gadis 22 tahun). Setiap manusia ingin dirinya bahagia dan sayangnya “saya” tidak masuk di antaranya. Saya harus menjadi badut untuk terus terlihat bahagia. Atau setidaknya… berusaha-mencoba-untuk-bahagia. Saya belajar terlalu banyak bagi usia saya yang baru 22 tahun. Saya tahu terlalu banyak untuk kemudian melangkah dengan pikiran optimis. Sayangnya saya harus berusaha menjadi gadis 22 tahun biasa saja untuk mengisi keseharian saya.

Saya tidak pernah ingin menjadi Putri…

Karena menurut saya Badut lebih manusiawi.         

Badut itu pekerjaan yang keren, ia selalu tertawa, seburuk apapun dunia yang ia miliki!

pict from here

14 comments:

  1. Well, I just don't know
    What to do if there's someone and it's you
    Hide the drown beneath
    The frown loose,
    The canon of a clown
    I never know with what I got
    It's just too senseless to find out
    Brake the mirror
    Turn around it
    There's someone and it's you

    Don't tell the other
    They'll tell the other
    One another and other
    ..... don't tell the other

    That I know you
    Too much

    I just found out about the truth
    That acting cool is not so cool
    Never care with what you got

    Cause that it just the place
    To hide light the fire
    Burn the health
    Care all the things that I've had
    Guess I just don't know what to the door is open

    And there is you


    -Clown by Monkey to Millionaire-

    ReplyDelete
  2. Saya benci senyuman badut :D
    kadang terlihat munafik diantara puing2 kesedihan mbak...

    overall saya suka tulisan diatas :)

    ReplyDelete
  3. Kalo saya sih maunya yang ganteng tapi apikan, hihihi~

    ReplyDelete
  4. hai
    kalau buat aku dia lelaki terganteng di dunia ya, bagi orang2 lain yang tidak.. haha
    every woman have a same chance for being beautiful. lelaki tidak begitu. kalau mereka perbaikan malah dikatain banci gitu kan yah
    ah ngomong apa aku ini, gak nyambung...
    ada sesuatu yg menyusahkanmu tah? ntar cerita2 sambil aku belajar buat tes dikamarmu oke... aku bawa leptop biar gk ngerepoti :P

    ReplyDelete
  5. sangat normal jika seseorang terus merasa sedih.
    kamu ini....
    masing2 orang punya porsi kesedihannya sendiri, punya porsi masalahnya sendiri. aku juga merasa compang-camping kadang2...tapi ya biarlah itu toh ngga ada artinya ketimbang orang2 lain yg kukenal yang hidupnya lebih compang-camping lagi dari aku.

    jangan merasa akan dijauhi dgn menjadi seperti itu. dan sgt normal tidak percaya bahkan pada keluarga. aku sendiri juga demikian. itu sangat normal. biar hati saja yang tahu. dan juga Tuhan, apa yang terbaik. kita toh cuma bisa memohon.

    satu hal saja, rawan nyakiti orang yang seumur hidupnya sudah susah... karena timbal balik ke kita bakalan lebih tegas.

    bukannya Tuhan bertindak dengan kejam atau apa. jangan berpikir begitu. Tuhan bertindak berdasarkan keadilan.
    jika saja hukum sudah mingkem.


    satu hal lagi yang mesti kamu ingat :
    CALON ORANG SUKSES, HIDUPNYA SELALU JAUH LEBIH BERAT KETIMBANG MANUSIA YG ADA DI LINGKUNGANNYA

    ReplyDelete
  6. Lho, kenapa harus jadi yang biasa?
    Bukannya lebih enak yang luar biasa?
    Yang biasa lho udah banyak..
    hehehe...

    ReplyDelete
  7. Tulisan kamu teh, selalu ada aja yang mewakili yang asep alami, tp suka rada rada susah ngungkapinnya. masih belajar nulis juga sih teh.


    #ngebls yang di blog aku. enak aja gak gentle. gambarnya sebenarnya udah muncul, tapi kenapa jadi ada tanda ! nya di gambarnya,


    Oh ia teh, pas asep insert alamt email yang annesya.devania@gmail.com di facebook itu jyga iseng iseng. kok yang keluar namnya "Denno darmantyo"

    apakah sebenarnya nama anesya hanya sebuah kamuplase hehehehe becanda ketang >.< minta akun fbnya dong teh sama twitternya.

    facebook di aku banyak yang nyampah soalnya. twitter pun sepi

    ReplyDelete
  8. ayu: lagumu... selalu yah... anarkis abis... haha

    uchank:makasih...

    ReplyDelete
  9. una: amin...

    ninda: menurutku dia ganteng kok (hatinya) kalau dari ceritamu sih. semoga langgeng ya.
    nduk, tenan e aku ga ngerti maksud komen2mu lainne. ga nangkep maksude. yak apa iki? dilanjut sesi curhat neng kosanku saja ya cincah haha

    ReplyDelete
  10. KP: karena kadang jadi luar biasa itu melelahkan...

    kaz: maaf sep... saya sebenernya lelaki. #hening seketika
    becanda deng.
    itu... adek saya. haha. searching aja nama devania annesya, pasti muncul

    ReplyDelete
  11. tapi lagu itu bener2 menggambarkan tentang manusia bertopeng badut.. :D

    ReplyDelete
  12. salam kenal,mampir jg ke blog saya yahh,makasi sebelumnya

    ReplyDelete
  13. mukanya juga kok haha :D eh maksudku aku lagi error saja kali ya jadi komen yang aneh2... nih takcoba uraikan ya... aku inget kamu pernah nulis sesuatu soal ngga enak hati ketika ada orang yang bilang kalau sesuatu yg kamu lakukan bisa jadi nanti berbalik.. aku berusaha jawab disitu.. cuma karena Tuhan berusaha adil saja.

    terus kekhawatiranmu ini, sebenarnya aku pikir kamu sangat introvert meskipun aslinya terlihat ekstro. kata temanku orang introvert itu bukan orang yg diam dan tertutup. orang yg paling parah introvertnya adalah orang yg terlihat bahagia2 saja dari luar. tapi sebenarnya ngga ada yg tahu apa yang dia susahkan. kamu tipenya mungkin mirip aku yang pernah di judge tidak ekspresif dengan dosen. kalo senyum2 bukan berarti lagi seneng. saat senyum2 itu aku bisa melakukan hal2 yg aneh contohnya mencampakkan hati lelaki. agak psiko dikit kalo dipikir2.

    dan kalimat terakhir itu aku sedang berusaha ngasih semangat aja... tenanglah kalau selama ini kamu merasa hidupmu susah terus. karena calon orang sukses hidupnya selalu lebih berat ketimbang orang2 lain disekitarnya.
    tapi nantinya dia lebih berhasil juga dibanding mereka2.
    jadi jangan kelam ya nduk :D meskipun kadang aku juga curhat dgn tulisan yg so dark tapi ya itu salah satu gunanya teman kan buat saling ngingetin dan menghibur

    ReplyDelete
  14. ayu: aku coba donlot ga nemu donlotannya...

    manda: sama2...

    Anin: dan aku...
    masih makin ga ngerti sama komenmu. haha, aku kok malah ketawa ngene seh nduk karna komenmu? kenapa sih kau selalu membuatku tertawa dengan cara yang ga ada lucu-lucunya??? hahaha... *jitakAnin* sumpah aku ngakak, bwahaha... ampun...!!! XDD

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower