TENTANG SI CHIMER

Monday, October 10, 2011

ANAK YANG PINTAR


pict from here

Ayo duduk bersama,
Di rindangnya pohon jelata,
Di kerasnya tanah merana.
Ini tentang kita, Rasa.

Aku menitahmu,
Wahai hati yang mencumbu rindu,
Mendekat, mendekap!

Begini…
Dinding bukan pemisah kini dan nanti,
Itu hanya ilusi,
Mengamati penggal kata terucap bibir, terecap rasa.
Mata, bicara, kata, nada, rasa.
Itulah yang nyata.

Tapi rumah itu lama tak berpenghuni!

Bukan berarti mati!
Ia hanya sendiri, dan mungkin menanti.
Ia hanya sendiri, dan bukan menyepi.
Ia hanya sendiri dan tidak berlari.
Ia hanya sendiri dan tanpa mengakhiri.
Ia hanya sendiri,
Itu pasti.

Ia hanya sendiri.
Ia……… Hanya……… sendiri……….
Ia……..
Hanya………
Sendiri……..???

Itulah cinta,
Ruang di dada tak berpenghuni.
Itulah cinta,
Ruang rasa tercipta seketika.
Itulah cinta,
Ruang luas dan terus meluas sepanjang waktu.
Itulah cinta,
Ruang kosong tak hampa yang mendamba.
Itulah cinta,

Mari kita eja satu persatu untai kata !
Cinta hanya…

Telinga,

mata,

rasa,

kata,

nada,

dan juga…

Kita?

Kita ?
Kau bilang kita?

Aku salah?

*senyum*
Anak pintar… !


15 comments:

  1. Bisa jadi kita punya cinta.
    lihatlah hembusan nafasmu.
    itu adalah cinta

    ReplyDelete
  2. anak pinter...senyum dong. hi hihi...anak pinter gak boleh pukul2 kak fanny ya. hahaha

    ReplyDelete
  3. cinta (buta) itu:

    kedua mata gelap, lalu hati kita gelap.. hati kita gelap, relung hati kita gelaaap aaaaapppp :DDDD (lirik ERK)

    ReplyDelete
  4. malah cinta2an... skripsi dah diterusin beluuum?

    :P

    ReplyDelete
  5. ermmm dasar kau ini... aku ngga paham siapakah itu si anak pintar?
    aku kah?
    wakakakkk ngarep.

    pokoknya nanti kita masak dan belanja aja... karna banyak uang ygmesti ditabung hehehe

    ReplyDelete
  6. hmm,, anak pintar yg jatuh cinta,,met pagi aja dech y

    ReplyDelete
  7. Sumpah Nesy, doktergigigaul gak bisa menghindar buat jatuh cinta abis baca puisi ini..

    sama Tia Ipangka..

    siapa? Ipangka

    Kenapa? salah? gag suka? jadi mau lo apa?

    enggak..*ngegaruk-garuk pintu, siul-siul*

    ReplyDelete
  8. rian: eeeaaaa :D

    m fanny: kasih permen dulu dong,,, :3

    ayu: waduh mbak ini lagunya,,, -_-

    ReplyDelete
  9. enno: mak jleb!!!

    nurul: makasih... :)

    andaka: ehcieh,,,

    ReplyDelete
  10. alris: makasih... :)

    anin: beres, Nyah...

    alkahfi: met pagi juga... :)

    ReplyDelete
  11. dgg: ya ampyun tia ipangka lagi... --__--"

    ReplyDelete
  12. Hebat, udah rutin posting lagi. :D

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower