TENTANG SI CHIMER

Wednesday, August 24, 2011

JANGAN BERSEDIH

pict random by google, not mine


Jangan bersedih…
Karena sesungguhnya PENGKHIANATAN yang kaualami adalah teguran agar kau tidak lebih mempercayai siapapun melebihi-Nya, Dzat Pencipta Semesta.
Bahwa kemudian sebaiknya kau tidak mencintai lainnya lebih dari kepada-Nya, jika tidak ingin terluka lagi.
Bahwa segala hal yang kau dapatkan…
bukan milikmu dari awal sekalipun…
lepaskan…
ikhlaskan…

(Annesya, 2011) 


9 comments:

  1. *uhuk*
    tinggal tambahin dear amanda aja nih. udah cocok, bangetttt! -______-"

    hihi jangan sedih bila aku nanti dapatkan kekasih yang lain.. yang lebih sempurna dibanding kamu syalalalalala :p

    ReplyDelete
  2. singkat padat dan menggugah jiwa :)

    ReplyDelete
  3. tidak mudah, lho. tapi kamu benar :)

    salam kenal juga...HI ya? jadi kangen mie ayam depan kopma kampus B unair :D *ga nyambung*

    ReplyDelete
  4. ngena banget. Tp jika dalam kondisi seperti itu sungguh sangat berat, melepaskan, mengikhlaskan....

    ReplyDelete
  5. ah, tak ingin merasakan kondisi seperti itu (lagi)... sangat menyiksa, sakit, perih... nggak enak banget... butuh hati yang kuat

    kunjungan pertama, salam kenal ya :)

    ReplyDelete
  6. hei...kata2 itu sedang aq resapi nihh...kayaknya susah bgt sih...tp berusaha dulu :) biar ga mewek terus :)
    nice post sist :)

    ReplyDelete
  7. sebenernya kita "terlalu" bersedih, karena kita juga "terlalu"..terlalu mencintai, terlalu gak mau kehilangan..
    Padahal kalo kita mau sadar seperti yang ditulis Nesya "segala yang kita dapat, segala yang kita punya, bukan 'hak/ milik' kita dari awal sedikitpun" mungkin dan hanya mungkin kita gak akan merasa "terlalu"..
    [oke, sekian tema komen untuk hari ini, yaitu TERLALU - Bang Rhoma]

    ReplyDelete
  8. betul nes... sabar ya.. istiqomah aja... :)
    kan di blog kak ninda ada post gini :

    Jodoh toh nggak akan kemana...
    Kalau kemana-mana berarti bukan jodoh.

    hehhe ganbatte ya ;)

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower