TENTANG SI CHIMER

Tuesday, June 21, 2011

DAN HIDUP (HARUS!) TERUS BERJALAN


Karena udara ini musnah ketika bersama. Karena hati ini terlalu retak dan sepertinya sudah terlambat merekatkannya kembali. Terlalu terlambat dan memang mungkin sebaiknya diabaikan saja. Tidak apa-apa, mungkin begini lebih baik.

sebuah file jpeg random dari laptp


Luka yang tertoreh di dalam tidak semudah luka yang tertoreh di luar. Luka di luar, ketika tidak diobati ia akan infeksi, melebar, membusuk, dan mungkin bisa dihentikan dengan amputasi. Atau mungkin kematian, itu adalah akhir terburuk dari luka luar yang terabaikan.

Bagaimana dengan luka yang terjadi di dalam?

Luka yang terjadi di dalam adalah luka yang tak teridentifikasi karena tidak terlihat, dan lebih kompleks. Hanya karena tidak terlihat, bukan berarti itu tidak ada. Luka semacam ini adalah yang terburuk, kalau tidak segera disembuhkan, luka ini akan semakin melebar dan melebar. Sayangnya, separah apapun luka yang dihasilkan, seseorang tidak bisa mati karenanya. Mungkin akan lebih baik kalau “luka dalam” bisa menyebabkan kematian fisik dengan demikian manusia tidak perlu hidup seperti zombie lagi.

Seringkali karena sudah terlalu lama luka yang dihasilkan di “dalam”, kita melupakannya, mengabaikannya, dan menganggapnya seakan tidak ada. Tapi tidak demikian adanya. Luka itu masih tetap tertinggal, dan dengan satu sentuhan kecil… rasa sakitnya akan menyebar ke seluruh sel dalam tubuh. Nyeri, sakit, dan rasanya ingin mati saja.

Tapi masih saja… saya di sini… hidup sebagai zombie berusaha keras menyembuhkan luka-luka saya. Berusaha dengan keras memaafkan semua atau setidaknya… melupakan semua. Masih saja, saya, ingin sekali percaya ada sesuatu yang direncanakan Tuhan untuk saya. Saya ingin tahu rencana itu dan untuk itu saya bertahan.

Seperti yang sering saya katakan sebelumnya, hanya yang bertahan yang mampu melihat ada apa di balik kabut tebal permasalahan kita, ada apa di balik badai cobaan dalam hidup kita, dan menikmati pemandangan indah di balik itu semua.

Life must go on, right?


2 comments:

  1. waduh....ngomong mungkin gampang yaaa....tp ngelakuin kata2 "life must goon" itu sulit, akupun mengakuinya

    ReplyDelete
  2. iya mbak glo. semua masalah di dunia ini sebenarnya sangat mudah ditemukan jalan keluarnya, tapi tidak demikian ketika di jalani. huhu...
    yang penting emang harus semangat! :O

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower