TENTANG SI CHIMER

Saturday, June 18, 2011

BAIK BURUK, CANTIK JELEK, OKE SAJALAH

pict from here

 Sebuah perbincangan...


Nadia : mana yang lebih buruk... mengenal cinta namun kehilangannya... atau dari awal sama sekali tidak mengenalnya?
Saya : mana kutahu...
Nadia : kamu lebih beruntung, karena kamu dari awal tidak mengenalnya, kau bisa asyik dengan fantasi-fantasimu sementara aku tidak.
Saya : tidak juga. Saya juga punya banyak kesulitan. Hanya saja saya percaya bahwa apa yang Tuhan berikan pada kita adalah yang terbaik buat kita. Kalau Tuhan memasukkanmu pada golongan pertama itu artinya, bagimu, lebih baik mengenal cinta lalu kehilangannya. Sementara ketika Tuhan memilih saya menjadi golongan yang kedua. Itu artinya, dalam hidup saya, saya akan menjadi orang yang lebih baik tanpa melewati proses yang dialami golongan yang pertama.

Begitulah saya memandang hidup ini. Baik dan buruk, kadang memang harus kita lewati dengan penuh keikhlasan dan mencari hikmah yang tersembunyi di dalamnya. Setiap kejadian baik di hidup kita adalah sebuah anugerah sementara kejadian buruk adalah sebuah pembelajaran berarti.

Jangan terlalu bersedih kalau hidupmu penuh dengan masalah. Setiap manusia yang hidup di dunia ini pasti punya masalah kan? Kalau tidak mau punya masalah, ya mati saja... pasti deh hidupmu tanpa masalah. Tapi hanya orang yang bertahan saja yang mampu melihat ada apa di balik kabut tebal permasalahan kita, ada apa di balik badai cobaan dalam hidup kita, dan menikmati pemandangan indah di balik itu semua.

Kusniah : ibuku, pernah ditipu saudaranya, saudaranya itu pinjam uang di bank atas nama ibuku sehingga ibuku yang harus bayar bunga pinjamannya selama bertahun-tahun. Padahal saat itu perekonomian keluargaku lagi buruk-buruknya. Semenjak saat itu ibuku berpikir ulang kalau mau ngutangi orang-orang yang datang buat minta hutangan ke ibuku, kalau orangnya bisa dipercaya, barulah dipinjemi uang.
Saya : Mamiku dulu pernah, waktu itu mamiku lagi di luar kota dan ga bawa atm, mamiku pinjem atm saudara supaya papiku bisa transfer uang. Tapi ga dipinjemi. Trus, saudara mamiku itu bilang ke semua orang kalau mamiku mau pinjam uangnya tapi dia ogah minjemin gara-gara ga percaya mamiku bakal bayar hutangnya. Mamiku hurt banget deh, udah ga dipinjemi uang, masih aja dibuat rasan-rasan sama saudaranya. Akhirnya sejak saat itu mamiku selalu berusaha memberi hutangan pada tetangga-tetangga yang benar-benar membutuhkan uang untuk berbagai hal darurat.

Kedua contoh di atas adalah perbincangan saya dengan kamar sekos saya, Kusniah. Kedua orang tua kami mengalami kejadian buruk dalam hidup mereka namun mereka melihat ke sisi yang lebih terang setelah itu dan menjadi lebih baik. Ibunya Kusniah jadi lebih berhati-hati dalam membantu seseorang sementara mami saya jadi lebih termotivasi membantu yang kesusahan.

Well, di dunia ini, kau mau jadi orang jahat atau orang baik, pasti ada yang membencimu. Kedua-duanya pasti beresiko. Jadi, kenapa tidak menjadi golongan yang pertama saja? Jadilah yang terbaik yang bisa kita lakukan sebagai manusia. Walau itu berat, sih... tapi jalani saja...

Mau jadi orang cantik dan orang jelek juga ada resikonya. Orang yang jelek, sudah barang pasti jadi hina-hinaan orang. Tapi menjadi orang cantik, dan dipuja banyak orang, akan membuatmu terdistraksi akan siapa yang benar-benar tulus menyukaimu atau hanya mencintai fisikmu saja?

Orang yang jelek akan lebih mudah menemukan ketulusan karena basa-basi nasi basi telah terjaring oleh wajah jeleknya. Tapi orang cantik... mereka mengundang perhatian sekaligus kejahatan.
Intinya, bagi orang jelek... bersyukurlah kau mudah menemukan orang yang benar-benar tulus padamu.

Dan bagi orang cantik... berhati-hatilah dengan orang yang hanya tertarik dengan penampilan fisikmu saja.
Ketika Tuhan memilihmu jadi orang cantik maka itu artinya hidupmu akan lebih mudah dengan memiliki fisik menawan dan jika Tuhan memilihmu jadi orang jelek... jangan sedih... banyak temannya... *peluk bahu*

Yuk, oplas ke Korea...!

Haha... bercanda... *potong lidah*

Sebagai permintaan maaf atas renungan saya yang ngawur, saya pajang foto candid yang diambil sobat saya – yang mana saya lagi nglamun dan ngowoh tak terkira...


Waktu itu saya lagi nglamun sambil nyanyi lagunya Katty Perry, Firework. Tapi sumpah ya... muka ngowoh saya mirip banget sama penyanyi yang lagunya lagi saya nyanyiin...

Keti Perih.

Akhir acara mari kita adakan doa bersama... mendoakan agar otak saya segera ditemukan untuk kemudian bisa segera dibumbui dan dipepes dalam suhu 100 derajat celsius. Ow yeah!

Love you al!

2 comments:

  1. Wihhh.. love this entri so... so... XD~
    Keren mbak tulisannya,, meski menemukan beberapa tulisan mendekati 'sarap' yang bikin ngakak.
    Hahaha,,
    saya terhibur! ^_^b sekaligus jadi penasaran sama Novelnya Mbak Deva... *lho? apa hubungannya?*

    ReplyDelete
  2. ah, kamu frey... makasih ya...
    ayo ayo, belilah novel saya, sebelum kehabisan. belinya di togamas aja ya, murah, kena diskon jadi 23ribu. haha

    ReplyDelete

satu tambah satu, kenapa harus sama dengan dua? Maksudku apa itu arti "satu"??? Oh Well, math! The logic that never explain its logical reason! So, just leave your comment bellow, I prefer to use MODERATION comment mode. Just making sure I read the comment one by one :))

Follower